Australia Open 2026: Alcaraz Bidik Semifinal Perdana di Melbourne, Gelombang Panas Ekstrem Capai 45 Derajat
📅 Selasa, 27 Jan 2026, 09:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
MELBOURNE, AUSTRALIA — Carlos Alcaraz bukan hanya harus menghadapi perlawanan Alex de Minaur, tetapi juga tekanan publik tuan rumah, saat keduanya bentrok di perempat final Australia Open, Selasa (27/1). Laga ini digelar di tengah gelombang panas ekstrem yang diperkirakan membuat suhu di Melbourne melonjak hingga mendekati 45 derajat Celsius.
Hari ke-10 turnamen akan mempertandingkan empat laga perempat final. Seluruhnya dijadwalkan berlangsung di bawah atap Rod Laver Arena demi mengantisipasi cuaca ekstrem. Sementara itu, pertandingan di lapangan luar, termasuk nomor ganda, berpotensi terganggu oleh kondisi panas yang tidak biasa.
Selain duel Alcaraz kontra De Minaur, unggulan ketiga asal Jerman Alexander Zverev juga turun bertanding. Finalis Australia Open tahun lalu itu akan menghadapi bintang muda Amerika Serikat, Learner Tien. Pemenang laga tersebut akan berjumpa Alcaraz atau De Minaur untuk memperebutkan tiket ke final hari Minggu.
“Jika memang akan sangat, sangat panas pada Selasa dan atap ditutup, saya harus menerimanya dan mencoba memainkan tenis terbaik saya di dalam ruangan,” ujar Alcaraz.
“Apapun kondisinya, saya akan siap. Saya akan fokus dan berusaha tidak memikirkannya. Saya tidak ingin kondisi itu memengaruhi permainan saya sama sekali.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Petenis Spanyol berusia 22 tahun itu telah mengoleksi enam gelar Grand Slam, namun belum pernah melangkah lebih jauh dari perempat final di Melbourne. Australia Open menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum berhasil ia tembus hingga semifinal.
Di sisi lain, De Minaur juga masih memburu pencapaian terbaiknya di turnamen Grand Slam. Petenis Australia tersebut belum pernah melampaui babak perempat final dan berharap dukungan penonton tuan rumah dapat membantunya menciptakan kejutan, dalam laga penutup sesi malam di lapangan utama.
“Bagi saya, ini soal harus menampilkan tenis terbaik yang saya miliki,” kata De Minaur, yang selalu kalah dalam lima pertemuan sebelumnya melawan Alcaraz.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Begitu saya datang pada Selasa dan melangkah ke lapangan, Anda hanya menghadapi apa pun yang ada di depan,” tambahnya, menyinggung kemungkinan pertandingan dimainkan dengan atap tertutup.
Dari sektor putri, juara dua kali Aryna Sabalenka akan membuka rangkaian pertandingan di Rod Laver Arena menghadapi remaja sensasional asal Amerika Serikat, Iva Jovic. Petenis 18 tahun itu mencuri perhatian setelah menyingkirkan finalis Grand Slam dua kali sekaligus unggulan ketujuh, Jasmine Paolini, pada babak ketiga.
Sebelumnya, Jovic tampil dominan dengan kemenangan telak 6-0, 6-1 atas Yulia Putintseva. Ia menegaskan tidak gentar menghadapi Sabalenka, peraih empat gelar Grand Slam.
“Saya tidak merasa sedang bermain dengan mental underdog atau merasa ini sekadar bonus,” ujar unggulan ke-29 tersebut.
Sabalenka, juara Australia Open 2023 dan 2024, kalah di final tahun lalu dari Madison Keys. Namun Keys telah tersingkir lebih awal setelah dikalahkan Jessica Pegula pada Senin.
Pemenang laga Sabalenka kontra Jovic akan bertemu antara unggulan ketiga Coco Gauff (AS) atau unggulan ke-12 asal Ukraina, Elina Svitolina. Pertandingan perempat final itu akan berlangsung sebelum duel panas Alcaraz melawan De Minaur pada sesi malam di Rod Laver Arena.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!