Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sering Terdampak Banjir, Puskesmas Sintuk Dipindah ke Lokasi Baru

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 12:43 WIB | Oleh:
Sering Terdampak Banjir, Puskesmas Sintuk Dipindah ke Lokasi Baru Doc: Antara Foto
Ket. Kondisi Puskesmas Situak (kiri), Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar yang sedang direndam banjir.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat memutuskan merelokasi Puskesmas Sintuk, Kecamatan Toboh Gadang ke lokasi baru guna menjamin keberlanjutan pelayanan kesehatan masyarakat yang selama ini kerap terganggu akibat bencana banjir karena luapan sungai yang lokasinya berdekatan dengan fasilitas kesehatan itu.

"Dalam proses relokasi ini tidak ada pembelian tanah atau jual beli lahan. Kita sedang dalam semangat efisiensi anggaran sehingga SD Negeri 15 Sintoga (Sintuak Toboh Gadang) dipilih sebagai lokasi relokasi karena dinilai lebih aman dari risiko banjir,” kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Parik Malintang, Selasa.

Ia mengatakan, proses relokasi ini merupakan bagian dari semangat efisiensi anggaran pemerintah daerah karena memanfaatkan aset yang sudah ada tanpa pembelian lahan baru. Lokasi baru pun relatif dekat karena jaraknya hanya sekitar dua kilometer.

Pemanfaatan lahan sekolah tersebut, lanjutnya merupakan bagian dari rencana penggabungan antara SD Negeri 15 Sintuk Toboh Gadang di Toboh Olo dengan SD Negeri 02 Sintuk Toboh Gadang di Toboh Luar Parit.

Ia menyampaikan, rencana relokasi ini sebelumnya telah mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Relokasi Puskesmas Sintuk, kata dia bahkan telah masuk dalam daftar surat Kementerian Kesehatan kepada Kementerian Pekerjaan Umum Nomor KK.02.04/Menkes/870/2025 terkait permohonan bantuan revitalisasi sarana fasilitas kesehatan pasca-bencana hidrometeorologi.

John mengatakan, Puskesmas Sintuk berada di dekat dengan aliran sungai sehingga hampir setiap hujan mengguyur dengan intensitas tinggi maka air banjir akan menggenangi fasilitas kesehatan itu.

Kondisi tersebut dinilai menghambat peran vital puskesmas dalam menyelenggarakan pelayanan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, hingga paliatif sebagaimana diatur dalam Permenkes Nomor 19 Tahun 2023, kata dia.

Ia menjelaskan, relokasi tersebut merupakan langkah untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi warga Kecamatan Sintuk Toboh Gadang tetap berjalan optimal dan tidak lagi terkendala oleh faktor alam.

Ia berharap, masyarakat dapat mendukung kebijakan tersebut sekaligus meluruskan isu yang berkembang mengenai anggapan adanya pembelian lahan dalam proses relokasi tersebut.

Sebelumnya, beredar isu Pemkab Padang Pariaman menolak menggunakan tanah hibah dari warga setempat dan lebih memilih membeli tanah sebagai lokasi relokasi Puskesmas Situak. Padahal, lokasi yang akan digunakan Pemkab Padang Pariaman sebagai lokasi relokasi fasilitas kesehatan itu merupakan lahan yang telah ada.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.