Terima Kasih Alwi Telah Memulangkan Trofi Tunggal Putra ke Istora, Malaysia Dominan
📅 Senin, 26 Jan 2026, 04:25 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Indonesia pernah memenangkan trofi tunggal putra Indonesia Masters melalui Jonatan Christie pada tahun 2023. Setelah itu, trofi tunggal putra pergi dari Istora, dan tahun ini dikembalikan oleh Alwi Farhan.
Pemain muda Alwi Farhan mengakhiri penantian tuan rumah di sektor tunggal putra setelah menjuarai BWF World Tour Super 500 Indonesia Masters 2026 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu. Alwi tampil dominan pada laga final dengan mengalahkan wakil Thailand Panitchaphon Teeraratsakul dua gim langsung 21-5, 21-6 hanya dalam waktu 25 menit.
Gelar ini menjadi pencapaian penting bagi Indonesia setelah sektor tunggal putra gagal meraih titel dalam dua edisi terakhir. Sejak gim pertama, Alwi langsung menunjukkan kontrol permainan. Ia membuka pertandingan dengan keunggulan cepat 6-1 sebelum terus memperlebar jarak menjadi 9-2, memanfaatkan sejumlah kesalahan sendiri yang dilakukan Teeraratsakul.
Momentum Alwi tidak terbendung. Pebulu tangkis berusia 19 tahun itu memimpin 13-4 selepas interval gim pertama, lalu terus menekan lewat variasi serangan dan permainan depan net. Kesalahan pukulan Teeraratsakul yang melebar ke belakang lapangan membawa Alwi meraih gim poin pada kedudukan 20-5.
Sebuah drop shot halus menjadi penutup gim pertama yang dimenangi Alwi dengan skor telak 21-5. Dominasi Alwi berlanjut pada gim kedua. Ia kembali unggul sejak awal setelah memenangi reli pembuka, disusul kesalahan Teeraratsakul yang gagal menjaga akurasi pukulan. Alwi melaju ke interval dengan keunggulan 11-2 tanpa memberi ruang lawan mengembangkan permainan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jarak poin terus melebar seiring Teeraratsakul kesulitan menemukan ritme. Alwi bahkan mencatatkan tujuh poin beruntun untuk memimpin 18-5 sebelum akhirnya memastikan kemenangan melalui sebuah drop shot yang kembali mengecoh lawan.
Kemenangan 21-6 di gim kedua memastikan Alwi keluar sebagai juara dan disambut sorak sorai penonton Istora. Setelah pertandingan, Alwi menyebut gelar Indonesia Masters 2026 menjadi modal penting menatap turnamen berikutnya.
“Target selanjutnya Thailand Masters. Saya ingin tampil lebih maksimal lagi di sana,” ujar Alwi. Ia juga berharap pencapaiannya dapat menjadi inspirasi bagi para pebulu tangkis muda Indonesia. “Saya ingin menyampaikan kepada adik-adik, suatu hari kalian juga bisa berada di sini,” kata Alwi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dominasi Malaysia
Sementara itu, Malaysia mendominasi Indonesia Masters 2026 dengan memborong tiga gelar juara dari lima nomor di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu. Indonesia sendiri menyelamatkan gengsi tuan rumah setelah Alwi Farhan menjuarai tunggal putra.
Indonesia menempatkan dua wakil pada partai final, yakni Alwi Farhan dan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin Namun, hanya Alwi yang berhasil. Pebulu tangkis peringkat ke-18 dunia itu tampil impresif saat menghadapi atlet Thailand Panitchaphon Teeraratsakul, yang dia kalahkan dengan 21-5, 21-6 dalam waktu 25 menit.
Sebaliknya, Raymond/Joaquin dipaksa mengakui keunggulan unggulan keempat Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani dengan 19-21, 13-21. Gelar juara ganda putra melengkapi keberhasilan Malaysia dalam dua nomor lainnya. Mereka menjuarai ganda campuran setelah Chen Tang Jie/Toh Ee Wei menundukkan Mathias Christiansen/Alexandra Boje dengan 15-21, 21-17, 21-11.
Malaysia juga menjuarfai ganda putri setelah Pearly Tan/Thinaah Muralitharan dinobatkan sebagai pemenang final tanpa harus bertanding karena pasangan Jepang Arisa Igarashi/Miyu Takahashi mundur akibat Takahashi mengalami demam. Satu gelar lainnya, tunggal putri, menjadi milik Tiongkok.
Hasil lengkap final Indonesia Masters 2026:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!