Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pascabencana, Pemkab Padang Pariaman Fokus Buka Akses Warga

📅 Senin, 26 Jan 2026, 03:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pascabencana, Pemkab Padang Pariaman Fokus Buka Akses Warga Doc: Antara
Ket. Sebuah mobil akan menaiki jembatan bailey di jalan terban Luhuang, Kecamatan Sungai Garinggiang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar.

Pariaman - Pemerintah terus berupaya memulihkan akses transportasi masyarakat di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat yang terputus karena jalan amblas, longsor maupun jembatan rusak atau ambruk pascabencana yang terjadi pada akhir 2025.

"Pemerintah membangun jembatan bailey di tiga lokasi, dua telah beroperasi, satu lagi sedang dikerjakan," kata Sekda Kabupaten Padang Pariaman Rudy Repenaldi Rilis di Parik Malintang, Minggu (25/1).

Ia menyebutkan dua lokasi jembatan rangka baja yang telah beroperasi tersebut berada di Luhuang, Kecamatan Sungai Garinggiang dan Padang Mantuang, Kecamatan Kayu Tanam. Sedangkan lokasi sedang pembangunan jembatan beiley berada di Batu Caluang, Kecamatan Aur Malintang.

Ia menyampaikan jalan yang mendapat pembangunan jembatan bailey  merupakan jalan pemerintah provinsi, sedangkan jalan pada dua lokasi lainnya merupakan kewenangan pemerintah kabupaten.

Jalan tersebut merupakan jalur utama warga setempat ke pusat kota dan pemerintahan, bahkan menjadi penopang ekonomi serta jalur logistik.

Meskipun pihaknya mendapatkan informasi akan adanya pembangunan satu jembatan bailey di lokasi lainnya, namun dia belum bisa memastikannya.

Rudy menyampaikan banyak jalan di Padang Pariaman yang mengalami terban, amblas dan tertimbun longsor serta juga ada jembatan yang mengalami kerusakan serta ambruk sehingga memutus akses transportasi masyarakat.

Selain membangun jembatan bailey,  penanganan akses transportasi masyarakat yang putus juga dilakukan dengan membangun jalan alternatif yang berada di sisi jalan yang terban.

Ia mengatakan meskipun sejumlah infrastruktur masih dalam upaya perbaikan mulai dari jembatan, jalan hingga irigasi, namun saat ini pelayanan publik baik di bidang pemerintahan, kesehatan dan pendidikan sudah berjalan normal.

Pemerintah telah mengelompokkan perbaikan infrastruktur jembatan dan jalan yang rusak akibat bencana di Padang Pariaman mulai dari tingkat pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

"Untuk yang berat pemerintah pusat, yang kabupaten untuk infrastruktur yang rusak ringan melalui APBD," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.