Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengenal Pelatihan TFG dalam Operasional Layanan Haji, Cari Tahu Yuk!

📅 Senin, 26 Jan 2026, 18:14 WIB | Oleh:
 Mengenal Pelatihan TFG dalam Operasional Layanan Haji, Cari Tahu Yuk! Doc: Antara/HO-MCH 2026
Ket. Koordinator Materi TFG Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri Surnadi memberikan paparan soal Tactical Floor Game (TFG) kepada para peserta pendidikan dan pelatihan (diklat) calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 H/2026 M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

JAKARTA - Di lantai aula Asrama Haji Pondok Gede malam itu terhampar maket-maket berbagai macam bentuk dan rupa. Ada miniatur ka'bah berwarna hitam legam dengan kiswah emasnya, miniatur tenda putih kerucut khas Mina yang berjejer rapi, miniatur bus dan petugas, hingga miniatur kompleks Jamarat bertingkat.

Maket-maket tersebut menjadi bagian dari representasi visual "medan tempur" pelayanan haji yang terbentang luas, mengubah lantai keramik yang dingin menjadi simulasi geografis Arab Saudi yang panas dan dinamis.

Di tengah hamparan itulah seorang pria berbaju loreng berdiri, tongkat penunjuknya menari di atas miniatur lanskap Tanah Suci, membawa para peserta pendidikan dan pelatihan (diklat) calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 H/2026 M melintasi ruang dan waktu menuju puncak haji.

Maket tersebut dirancang guna memberikan gambaran spasial mengenai pergerakan kolosal, termasuk di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang merupakan tiga lokasi penting dalam rangkaian ibadah haji.

Penyelenggaraan ibadah haji bukan sekadar mobilisasi massal, melainkan sebuah operasi pelayanan kemanusiaan yang menuntut presisi, kecepatan, dan ketepatan strategi.

Di tengah kompleksitas tantangan yang dihadapi di Tanah Suci, Kementerian Haji dan Umrah terus mematangkan persiapan para calon petugas haji, salah satunya dengan pelatihan penerapan Tactical Floor Game (TFG).

Dalam diklat, Koordinator Materi TFG Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri Surnadi memberikan pemaparan komprehensif mengenai strategi pergerakan dan pelayanan di hadapan lebih dari 1.600 peserta diklat. Ia menegaskan bahwa penguasaan medan dan simulasi taktis adalah kunci untuk menaklukkan tantangan terberat haji yaitu fase Armuzna.

Dalam dunia militer, TFG digunakan untuk mensimulasikan manuver pasukan di atas peta besar atau maket sebelum terjun ke medan pertempuran sebenarnya. Filosofi itulah yang diadopsi ke dalam manajemen operasional haji.

TFG telah menjadi standar operasional yang terbukti efektif. Manfaatnya dirasakan secara nyata oleh para petugas di lapangan pada musim haji sebelumnya, baik mereka yang bertugas di Daerah Kerja (Daker) Madinah yang melayani jemaah gelombang awal, Daker Bandara yang menjadi pintu gerbang kedatangan dan kepulangan, hingga Daker Makkah yang menjadi pusat konsentrasi jemaah sebelum puncak haji. Namun, ujian sesungguhnya dari efektivitas TFG terletak pada fase puncak haji.

Melalui TFG, petugas diajak untuk melihat gambaran besar dari operasi haji. Mereka tidak hanya memahami tugas individu, tetapi juga bagaimana peran mereka beririsan dan mendukung peran petugas lain dalam satu ekosistem yang bergerak dinamis.

Tujuan akhir dari simulasi intensif tersebut sangat jelas yakni profesionalisme dan ketepatan fungsi. Keluaran yang diharapkan dari pelatihan TFG adalah kesiapan mental dan teknis para petugas saat mendarat di Arab Saudi. Tidak ada lagi petugas yang bingung mengenai posisi atau tanggung jawabnya.

Ketika setiap personel memahami posisinya di mana ia harus berdiri, ke mana ia harus melapor, dan apa yang harus dilakukan saat terjadi krisis, maka roda organisasi akan berputar dengan mulus dan berimplikasi besar terhadap keamanan dan kenyamanan jamaah.

Rasa aman jamaah adalah indikator utama kesuksesan petugas. Dalam kerumunan jutaan manusia, kehadiran petugas yang sigap dan tahu apa yang harus dilakukan akan memberikan ketenangan psikologis bagi jamaah, terutama mereka yang merupakan kelompok risiko tinggi (risti) atau lanjut usia.

Gambaran awal

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Peringatkan Dampak Luas...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.