Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pascabanjir Situbondo, Pemprov Jatim Perbaiki Saluran Irigasi

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 12:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pascabanjir Situbondo, Pemprov Jatim Perbaiki Saluran Irigasi Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat meninjau lokasi banjir bandang di Situbondo, Jawa Timur.

SITUBONDO – Pemerintah Provinsi Jawa Timur cepat menangani dampak bencana banjir bandang di Kabupaten Situbondo, khususnya perbaikan pada infrastruktur pengairan yang berpengaruh langsung terhadap keberlangsungan sektor pertanian dan ketahanan pangan masyarakat.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan telah menginstruksikan jajarannya agar segera melakukan perbaikan saluran irigasi yang mengairi sawah delapan desa di Kabupaten Situbondo pascabanjir yang terjadi pada Rabu (21/1) lalu.

"Perbaikan irigasi ini kami pastikan segera diselesaikan dalam tiga hari, agar aliran air ke lahan pertanian kembali normal dan aktivitas petani tidak terganggu," kata Khofifah dalam keterangan tertulis diterima di Situbondo, Minggu (25/1).

Menurutnya, proses perbaikan irigasi diperkirakan berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Januari 2026, dan perbaikan tersebut ditujukan untuk memulihkan suplai air ke lahan pertanian seluas 1.336 hektare yang tersebar di delapan desa, yakni Desa Gunung Putri, Selomukti, Trebungan, Sumberpinang, Mlandingan, Selowogo, Bungatan, dan Pasir Putih.

"Dalam pelaksanaannya, kami menurunkan 31 personel, didukung 1 unit ekskavator standar, 2 unit self loader, 1 unit truck crane, 2 unit dump truck, 12 lonjor pipa diameter 20 inch, serta 400 lembar sandbag untuk memperkuat struktur sementara dan mencegah kerusakan lanjutan," kata Gubernur Khofifah.

Banjir yang melanda Situbondo beberapa hari lalu, lanjutnya, mengakibatkan kerusakan saluran irigasi sepanjang kurang lebih 15 meter dan menyebabkan terputusnya suplai air ke lahan pertanian di delapan desa tersebut.

Sebagai langkah penanganan darurat, Pemprov Jatim sebelumnya telah melakukan pemasangan pipa sepanjang enam meter dengan diameter 20 inci sebanyak 12 buah, sehingga fungsi saluran irigasi dapat kembali berjalan sementara.

Selain perbaikan irigasi, Gubernur Khofifah juga mengerahkan tim teknis untuk melakukan penanganan lanjutan berupa normalisasi Sungai Lubawang sebagai upaya mitigasi guna mengurangi risiko terjadinya banjir susulan di wilayah tersebut.

"Normalisasi Sungai Lubawang akan menjadi bagian dari langkah lanjutan agar kapasitas sungai meningkat dan potensi banjir ke depan bisa ditekan. Ini adalah ikhtiar bersama untuk melindungi masyarakat dan menjaga keberlanjutan pertanian," tutur Khofifah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.