Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Program MBG Tak Ganggu Pasokan, Mentan Jamin Stok Telur Tetap Stabil dan Aman

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Program MBG Tak Ganggu Pasokan, Mentan Jamin Stok Telur Tetap Stabil dan Aman Doc: Antara
Ket. Peternak mengumpulkan telur ayam di desa Sindang, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (21/1/2026). Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) membutuhkan tambahan sedikitnya 1.500 peternak ayam petelur baru pada 2026 untuk menjaga pasokan telur seiring meningkatnya jumlah penerima manfaat.

Jakarta - Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman memastikan stok telur ayam ras dalam kondisi aman dan cukup, meskipun ada tambahan kebutuhan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Setelah rapat koordinasi pangan di Jakarta, Kamis (22/1), Amran menyebutkan harga telur ayam ras di tingkat produsen saat ini bahkan berada di bawah harga acuan pembelian (HAP) yang ditetapkan Rp26.500 per kg.

“Sudah kita hitung tadi, malah harganya turun menjadi Rp23 ribu per kilogram,” ujarnya.

Amran menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya menjaga keseimbangan harga agar tetap adil bagi semua pihak, baik produsen, pengusaha dan pedagang, maupun konsumen.

Ia menggambarkan tantangan yang dihadapi, di mana ketika harga turun peternak merasa dirugikan, saat harga naik konsumen yang keberatan, dan ketika harga berada di tengah-tengah pengusaha pun tidak puas.

“Jadi memang jadi Menteri Pertanian cukup berat. Saya minum pil sabar,” katanya.

Amran menambahkan pemerintah dalam waktu dekat akan membangun pabrik pakan ternak secara bertahap, yakni 12 unit pada tahap pertama dan 18 unit pada tahap kedua.

Pabrik tersebut dirancang untuk memproduksi pakan ternak, obat-obatan, vaksin, serta anak ayam atau day old chicken (DOC) dengan harga terjangkau, sehingga dapat mendukung keberlanjutan usaha peternak sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.

Lebih lanjut, Amran juga memastikan stok pangan strategis lainnya dalam kondisi aman menjelang Ramadhan hingga Lebaran.

Amran menyebut stok beras nasional hingga Januari mencapai 3,3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Adapun stok minyak goreng di Bulog tersedia 700 ribu ton.

“Tidak ada alasan harga naik. Semua unsur terlibat sepakat untuk tidak menjual pangan strategis kita di atas harga eceran tertinggi (HET),” ujar Amran.

Amran juga memastikan stok daging sapi dalam kondisi aman.

Ia menyampaikan telah berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan untuk penerbitan izin impor daging sapi guna menjamin ketersediaan pasokan di dalam negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Polisi Vietnam Sita 500 Kucing Curian yang akan Diambil Dagingnya

37 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Polisi Vietnam Sita 500 Kuc...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.