Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Isu Pedagang Daging Akan Mogok Jualan, Gubernur Pramono Tanggapi Begini

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 17:19 WIB | Oleh:
Isu Pedagang Daging Akan Mogok Jualan, Gubernur Pramono Tanggapi Begini Doc: ANTARA/Muhammad Iqbal
Ket. Pedagang memotong daging sapi dagangannya di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Rabu (21/1). Menurut Asosiasi Pengusaha dan Pengolahan Daging Indonesia (APPDI) kuota impor daging sapi untuk pengusaha swasta tahun 2026, dipangkas menjadi 30 ribu ton, dari sebelumnya 180 ribu ton atau hanya setara 16 persen dari total kuota impor daging tahun ini .

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menanggapi isu rencana aksi mogok berjualan para pedagang daging yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI).

Pramono meyakini, meski isu tersebut beredar, masih ada beberapa pedagang yang akan tetap berdagang.

“Saya membaca berita itu dan saya sudah mengecek di lapangan. Memang ada keinginan, tetapi saya yakin tetap berjualan di Jakarta. Tidak semua asosiasi bisa melarang anggotanya berjualan,” kata Pramono di Jakarta Barat, Kamis.

Sebelumnya, Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (DPD APDI) DKI Jakarta meminta Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman segera mengatasi harga sapi yang mahal.

Ketua DPD APDI Jakarta, Wahyu Purnama menyebutkan, kenaikan harga daging sapi dirasakan masyarakat menengah ke bawah, termasuk pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Wahyu menyebutkan, dalam rapat dengan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), Kementerian Pertanian, pada 5 Januari lalu pihak pemerintah telah menjanjikan harga sapi timbang hidup akan stabil dalam dua pekan.

Namun, hasil rapat itu tidak kunjung direalisasikan. Di sisi lain, pedagang juga dihadapkan pada penurunan daya beli masyarakat.

“Harga sapi timbang hidup dari 'feedloter' yang terlalu tinggi, harga karkas dari RPH mengikuti naik,” ujar Wahyu.

Setelah mendengar aspirasi anggotanya, bandar sapi potong, dan pedagang daging di pasar tradisional se-Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) serta masyarakat menengah ke bawah, DPD APDI memutuskan bertindak.

Adapun aksi mogok dagang ini digelar selama tiga hari mulai Kamis (22/1/2026) hingga Sabtu (24/1/2026). Wahyu menyebutkan, lokasi aksi akan berada di seluruh pasar dan RPH se-Jabodetabek. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.