Gelombang Pasang Setinggi 3 Meter Rusak 18 Rumah Nelayan di Kampung Bugis Mataram
📅 Kamis, 22 Jan 2026, 15:25 WIB | Oleh: Yebdi TrismarTerkait dengan itu, pihaknya meminta agar masyarakat terus waspada dan memantau kondisi perubahan cuaca guna mengurangi risiko bencana.
Dinsos Mataram dirikan dapur umum nelayan terdampak gelombang pasang
Dinas Sosial (DInsos) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), segera mendirikan dapur umum di Kampung Bugis, Kelurahan Bintaro, untuk mengakomodasi 25 Kepala Keluarga (KK) nelayan yang terdampak gelombang pasang pada Kamis (22/1) dini hari.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos Kota Mataram Samsul Adnan di Mataram, Kamis, mengatakan untuk dapur umum saat ini sedang persiapan di lapangan.
"Saat ini kami sedang melakukan persiapan di lapangan. Hari ini dapur umum kami pastikan sudah tersedia untuk melayani pengungsi di Kampung Bugis," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dapur umum tersebut, katanya, akan menyiapkan makanan siap saji karena sebanyak 25 KK atau sekitar 100 jiwa yang terdampak gelombang pasang tidak bisa beraktivitas normal akibat rumah mereka rusak berat.
Ia mengatakan dapur umum akan dibuka hingga beberapa hari ke depan sesuai dengan kondisi perkembangan di lapangan.
Selain menyiapkan makanan siap saji di dapur umum, pihaknya juga menyalurkan bantuan paket makanan untuk warga yang terdampak gelombang pasang dan banjir rob sebanyak 100 paket, dengan isi berupa air mineral, beras, mi instan, minyak goreng, dan susu, juga ada tikar dan selimut.
Sebelumnya pada Rabu (21/1) Dinsos juga sudah mendistribusikan 191 paket bantuan bagi warga yang terdampak banjir dan angin kencang pada tiga kelurahan di Kecamatan Ampenan.
Tiga kelurahan yang terdampak banjir dan angin kencang tersebut meliputi Lingkungan Selaparang, Kelurahan Banjar, sebanyak 12 KK terdampak, kemudian di Kelurahan Pejeruk 10 KK terdampak, dan di Lingkungan Kebon Talo, Kelurahan Ampenan Utara, sebanyak 169 KK terdampak.
"Bantuan tersebut diberikan hanya sekali. Tapi jika kondisi mereka masih membutuhkan, pihak kelurahan bisa mengusulkan kembali," kata Samsul Adnan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!