Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Pidie Jaya Targetkan Pengungsi Keluar Tenda Sebelum Ramadhan

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 16:16 WIB | Oleh:
Pemkab Pidie Jaya Targetkan Pengungsi Keluar Tenda Sebelum Ramadhan Doc: ANTARA/M Haris SA
Ket. Hunian sementara korban banjir di kompleks perkantoran Pemkab Pidie Jaya, Aceh, Jumat (16/1).

Banda Aceh -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, Provinsi Aceh, mempercepat pembangunan hunian sementara agar pengungsi keluar dari tenda dan dipindahkan ke hunian sementara (huntara) sebelum bulan suci Ramadhan.

Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi di Pidie Jaya, Selasa, mengatakan hingga saat ini sebanyak 215 huntara selesai dibangun dan siap dihuni masyarakat terdampak bencana.

"Sedangkan unit huntara lainnya sedang dibangun di delapan kecamatan terdampak bencana di Kabupaten Pidie Jaya. Targetnya, pembangunan huntara tersebut rampung dan pengungsi dapat keluar tenda sebelum Ramadhan," katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi ketika mendampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Suharyanto meninjau pembangunan huntara di Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.

Bupati mengatakan pemerintah terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana melalui percepatan pembangunan dan penyerahan hunian sementara bagi masyarakat terdampak.

"Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar pemulihan yang terencana, terukur, dan berkeadilan, bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang akhir November 2025," katanya.

Ia menegaskan penyediaan huntara guna memastikan masyarakat terdampak bencana segera keluar dari kondisi pengungsian yang tidak layak, seperti tenda, aula pertemuan, sekolah, dan tempat ibadah.

Bupati Sibral Malasyi menyebut huntara merupakan tempat tinggal yang lebih aman dan manusiawi sambil menunggu pembangunan hunian tetap (huntap).

"Ini bukan sekadar membangun tempat tinggal sementara, tetapi memastikan masyarakat bisa kembali hidup layak, sehat, dan bermartabat setelah bencana," katanya.

Menurut Sibral Malasyi, keberadaan huntara memberikan manfaat nyata bagi korban bencana, antara lain meningkatkan keamanan dan kesehatan dibandingkan tinggal di tenda.

Selain itu memberikan ruang hidup yang lebih layak bagi keluarga, memungkinkan masyarakat kembali beraktivitas pascabencana, serta menata kehidupan sosial, ekonomi, dan menjadi solusi transisi yang jelas menuju hunian tetap.

"Kami menegaskan seluruh proses pemulihan pascabencana akan terus dikawal secara transparan dan sesuai aturan, dengan mengutamakan kepentingan masyarakat. Bersama kita bangkit, bersama kita pulih," kata Bupati Sibral Malasyi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.