Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Nilai Tukar Rupiah Nyaris Rp17 Ribu per Dolar AS, Menkeu Purbaya Lempar Bola Panas ke BI

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 17:30 WIB | Oleh:
Nilai Tukar Rupiah Nyaris Rp17 Ribu per Dolar AS, Menkeu Purbaya Lempar Bola Panas ke BI Doc: ANTARA FOTO/Bayu Pratama
Ket. Nilai tukar rupiah yang melemah hingga hampir menyentuh Rp17 ribu per dolar AS memantik respons dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

JAKARTA - Nilai tukar rupiah yang melemah hingga hampir menyentuh Rp17 ribu per dolar AS memantik respons dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menyebut penyebab utama kondisi tersebut lebih tepat ditanyakan langsung ke Bank Indonesia sebagai otoritas moneter.

Purbaya mengaku heran karena pelemahan rupiah terjadi di tengah derasnya aliran modal asing yang masuk ke Indonesia melalui pasar modal. Menurutnya, secara logika ekonomi, masuknya kapital besar seharusnya membuat pasokan dolar kuat dan menahan tekanan pelemahan rupiah.

"Ketika kapital masuk ke sini besar, kenapa rupiahnya melemah? Coba tanya mereka deh, karena saya enggak bisa intervensi untuk menjelaskan, nah itu kan otoritas bank sentral," kata Purbaya di kawasan kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat. 

Ia menegaskan pemerintah tidak berada di ranah kebijakan moneter yang menjadi kewenangan BI.

Ia juga menolak berkomentar lebih jauh terkait anomali pelemahan rupiah yang terjadi bersamaan dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG. Purbaya kembali menekankan bahwa fenomena tersebut sepenuhnya berada di bawah domain Bank Indonesia.

"Enggak ada alasan rupiah melemah ketika modal masuk ke sini, ya kan? Menurut Anda gimana, makanya ada yang aneh kan," ujarnya.

Ia kembali meminta publik dan media mengarahkan pertanyaan soal kebijakan nilai tukar langsung ke bank sentral.

Berdasarkan pantauan perdagangan Selasa (20/1) pukul 16.15 WIB, rupiah tercatat berada di level Rp16.956 per dolar AS. Posisi tersebut menunjukkan rupiah semakin dekat ke ambang psikologis Rp17 ribu yang kerap memicu sentimen negatif pasar.

Meski demikian, Purbaya menilai fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang terus menguat. Ia mengatakan penguatan pasar modal menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi domestik.

Menurutnya, kenaikan IHSG mencerminkan mulai kembalinya investor asing ke pasar keuangan Indonesia. Dengan kondisi tersebut, pasokan dolar seharusnya relatif aman dan tidak menunjukkan tanda-tanda kekeringan likuiditas.

"Pasar modal enggak mungkin naik kalau enggak ada investor asing yang masuk sini juga. Jadi harusnya kalau lihat dari supply dolar harusnya enggak kekurangan," ujar Purbaya. 

Namun, ia kembali menegaskan arah kebijakan moneter tetap menjadi faktor kunci yang ditentukan oleh BI.

Purbaya optimistis rupiah akan kembali menguat seiring perbaikan fundamental ekonomi nasional. Ia juga menilai koordinasi kebijakan dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan atau KSSK menjadi penopang utama menjaga stabilitas pasar keuangan.

Ia mengingatkan pelaku pasar agar tidak mengambil posisi spekulatif berlebihan yang justru dapat memperparah volatilitas nilai tukar. Menurutnya, kondisi ekonomi nasional masih cukup solid untuk menahan tekanan eksternal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.