Kemendag Dorong Produk Lokal Berkualitas untuk Perluas Pasar Internasional
Selasa, 20 Jan 2026, 12:10 WIBDirektur Jenderal Direktorat Promosi Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Fajarini Puntodewi mengatakan peningkatan kualitas produk lokal dapat memperluas pasar yang lebih luas lagi, bahkan untuk pasar internasional.
"Produk yang diekspor dari Indonesia, kalau masuk barang ke sana (negara tujuan) itu kan (harus) sesuai dengan standarnya (negara tujuan). Makanya kenapa bisnis-bisnis itu kan (diharapkan) juga supaya standarnya sudah sama. Karena kita kalau kirim barang itu, kan, harus sesuai dengan permintaan pasar," kata Fajarini saat ditemui di Jakarta, Selasa.
Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi produsen dan penyedia (supplier) produk di berbagai sektor industri.
Untuk itu, adanya edukasi, pembinaan, hingga temu bisnis (business matching) yang melibatkan para pemangku kepentingan termasuk di dalamnya pemerintah dan peritel dari negara-negara lain, sangat penting agar pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dapat memiliki pengetahuan terkait standardisasi dan minat dari pasar internasional.
"Kalau (nanti) bisa berkembang, mereka bisa kolaborasi lebih dalam, kita juga bisa memperbesar suplai kita," ujar Fajarini.
Di sisi lain, Presiden Direktur Organisasi Perdagangan Luar Negeri Jepang (JETRO) Jakarta Shinji Hirai mengatakan standardisasi produk sangat vital bagi aktivitas perdagangan internasional.
"Tentu saja kalau produknya sudah standar internasional, (ekspor) tidak hanya ke Jepang, tapi bisa diperluas lagi ke negara-negara yang lain. Itu yang sangat diharapkan. Jadi kedua negara, win-win, akan mendapat keuntungan dan ke depannya lebih baik bagi kedua pihak," kata Hirai.
Selain itu, Hirai menilai acara temu bisnis antara pelaku usaha masing-masing negara juga diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral antara kedua belah pihak, termasuk Jepang dan Indonesia, serta meningkatkan roda perekonomian bagi kedua negara ke depannya.
"Semoga dapat bermanfaat dan membantu perusahaan Jepang dalam temukan supplier baru. Kami berharap kita dapat mengembangkan proyek ini dengan mempertimbangkan kebutuhan Jepang dan Indonesia," ujar Hirai.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Literasi Keliling Berbasis Energi Hijau Hadir di Kota Kediri
-
Pasar Latin Nggak Bisa Diabaikan Lagi: Cili Buktiin Dagang RI Naik 12% Pasca CEPA
-
Deep Purple Bertemu Penggemar Beratnya di Jepang, PM Sanae Takaichi
-
Ongkir Ditanggung Negara, Bapanas Banjiri Indonesia Timur dengan Bahan Pokok
-
Pulih dari Cedera, Jamal Musiala Kian Dekati Performa Terbaik
-
Pertamina Patra Niaga: STS Kalbut Jadi Urat Nadi Distribusi LPG
-
Mulai 8 Juni Wajib Punya NIB! Mendag: Pedagang Online Tanpa Legalitas Bakal Ditolak Platform
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.