Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Nelayan Seram Bagian Barat Dilaporkan Hilang Kontak, Tim SAR Gabungan Dikerahkan

📅 Senin, 19 Jan 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nelayan Seram Bagian Barat Dilaporkan Hilang Kontak, Tim SAR Gabungan Dikerahkan Doc: Antara
Ket. Sejumlah warga sementara menyaksikan tim SAR Gabungan yang hendak mencari Kisman latumapayahu (64), seorang nelayan di Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat yang dilpaorkan hilang kontak sejak Kamis, (15/1).

Ambon - Tim SAR gabungan gabungan kembai dikerahkan guna mencari Kisman Latumapayahu (64), seorang nelayan asal Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku yang dilaporkan hilang kontak saat melaut di sekitar Perairan Desa Kasieh dan belium kembali hingga saat ini.

"Laporan kondisi membahayakan jiwa manusia tersebut diterima Comm Centre Basarnas Ambon hari ini pukul 03.10 WIT dini hari dari Sekertaris BPBD Seram Bagian Barat," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku Muhammad Arafah di Ambon, Minggu (18/1) malam.

Dalam laporan itu dijelaskan kalau korban diketahui melaut menggunakan perahu katinting sejak Kamis (15/1), sekitar pukul 02.00 WIT dan hingga kini tidak kunjung kembali sehingga pemerintah desa bersama keluarga korban meminta bantuan SAR.

Pada pukul 03.30 WIT, Tim Rescue Basarnas Ambon dikerahkan melalui jalur darat menuju lokasi kejadian pada koordinat 2°45'34.52"S-128°33'1.63"E, jarak kurang lebih 177 Km, dan Heading 24.46° arah Timur Laut dari Kantor SAR Ambon.

Setelah tiba pada pukul 11.14 WIT di Desa Kasieh, Tim Rescue Basarnas Ambon langsung melakukan Brifieng Operasi SAR bersama Unsur Potensi dan Masyarakat setempat guna membagi dua regu untuk melakukan pencarian.

Regu 1 yakni Tim Gabungan Basarnas, Brimob, dan Polairud menggunakan Rubber Boat melakukan pencarian sejauh -+ 10 Nautical Mile dari lokasi kejadian pada arah Utara Desa Kasieh.

Disusul regu  2, yakni longboat yang beranggotakan Basarnas, Brimob dan masyarakat melakukan pencarian sejauh  40 nautical mile pada arah Utara Kasieh. Hingga menjelang sore upaya pencarian korban oleh Tim SAR Gabungan belum berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Operasi SAR kemudian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada operasi SAR hari kedua besok pagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.