Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendag Bidik Indonesia Jadi Sentra Kopi Dunia

📅 Senin, 19 Jan 2026, 17:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mendag Bidik Indonesia Jadi Sentra Kopi Dunia Doc: Antara
Ket. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso (kiri) dan Ketua Asian Trade, Tourism, and Economics Council (ATTEC) Budihardjo Iduansjah (kanan) usai peresmian kantor ATTEC di Jakarta, Senin (19/1).

Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyebut, pemerintah akan melakukan upaya agar Indonesia dapat menjadi pusat atau hub kopi dunia.

Hal ini disampaikan oleh Budi sebagai respon atas usulan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang menginginkan agar penetapan harga kopi dunia bisa dilakukan di tanah air, mengingat Indonesia sebagai salah satu produsen terbesar.

"Kantornya kan sekarang ada di Inggris kalo nggak salah. Kemarin alasannya kita kan produsenya. Coba nanti kita akan coba melakukan perdekatan supaya kita menjadi pusat, menjadi hub kopi ya," kata Budi usai menghadiri peresmian kantor Asian Trade, Tourism, and Economics Council (ATTEC) di Jakarta, Senin (19/1).

Terkait kemungkinan penetapan harga kopi berada di Indonesia, Budi mengatakan bahwa hal tersebut masih akan dikaji lebih lanjut, lantaran menyangkut mekanisme pasar yang telah berjalan bertahun-tahun.

Pemerintah, lanjut Budi, perlu melihat konsep yang tepat bersama asosiasi internasional dan perwakilan negara-negara produsen maupun konsumen kopi.

"Nanti kalau kita bisa kantor pusatnya di sini, kan paling tidak kita bisa merekrut atau bersama-sama dengan asosiasi internasional lainnya, yang perwakilan di masing-masing negara untuk menyampaikan seperti apa nanti konsepnya," terangnya.

Mendag menyampaikan langkah untuk memindahkan pusat penetapan harga kopi dunia tidak dapat dilakukan dengan instan.

Untuk tahap awal, pemerintah akan fokus melakukan pendekatan melalui berbagai forum kopi internasional.

Ia berharap upaya tersebut dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai industri kopi global, sekaligus meningkatkan daya saing kopi nasional di pasar global.

"Sehingga, kopi dari Indonesia semakin dikenal di negara lain. Karena memang jenis kopi di Indonesia dan kita juga produsen kopi yang besar," imbuh.

Sebelumnya, Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie menyampaikan bahwa Kadin mendorong Indonesia untuk mengambil peran lebih besar sebagai pusat perdagangan kopi dunia, mengingat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen utama global.

‎‎“Indonesia adalah produsen kopi terbesar ketiga di dunia setelah Brasil dan Kolombia. Kita punya arabika, robusta, hingga kopi luwak. Ke depan, pusat perdagangan kopi idealnya juga bisa berada di Indonesia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Olahraga
Chelsea Umumkan Transfer Ge...
Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...
Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.