Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, HKI Dorong Pembentukan Tim Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Industri

📅 Senin, 19 Jan 2026, 15:58 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, HKI Dorong Pembentukan Tim Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Industri Doc: istimewa
Ket. Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Akhmad Ma’ruf di Jakarta, Senin (19/1) mendorong pembentukan Tim Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Industri untuk mendorong realisasi RPJMN dan PSN di Indonesia

JAKARTA– Dalam rangka memperkuat implementasi agenda pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) mendorong pembentukan Tim Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Industri untuk mendorong realisasi RPJMN dan PSN di Indonesia.

Tak hanya HKI dorongan serupa juga datang dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Perindustrian, Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian ESDM, dan Kementerian/Lembaga terkait lainnya.

"Pembentukan tim ini merupakan langkah strategis untuk memastikan akselerasi realisasi investasi, percepatan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN), serta pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% sebagaimana dicanangkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto,"tegas Ketua Umum HKI Akhmad Ma’ruf di Jakarta, Senin (19/1).

Tim Percepatan dimaksudkan sebagai mekanisme koordinasi lintas sektor yang bersifat operasional dan solutif, guna mengurai berbagai hambatan struktural dalam pengembangan industri nasional, antara lain terkait perizinan, kepastian regulasi, sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, penyediaan energi, kesiapan infrastruktur,cserta penataan ruang dan lahan industri.

Akhmad Ma’ruf menegaskan bahwa kawasan industri merupakan episentrum transformasi ekonomi nasional, tempat di mana investasi diwujudkan menjadi kapasitas produksi, penciptaan lapangan kerja, peningkatan ekspor, dan penguatan daya saing bangsa.

Sehubungan dengan hal tersebut, HKI mendorong agar pembentukan Tim Percepatan ini diresmikan melalui penandatanganan komitmen bersama oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, bersama para menteri terkait, sebagai simbol kepemimpinan langsung negara dalam mengawal percepatan investasi dan industrialisasi nasional.

Penandatanganan komitmen tersebut diharapkan mencakup kesepakatan strategis untuk mempercepat realisasi investasi berskala nasional dan global, kemudian mengakselerasi pencapaian target pertumbuhan ekonomi 8%.

Hal lainnya demi mempercepat implementasi Proyek Strategis Nasional (PSN), mengawal pelaksanaan RPJMN secara terukur dan berdampak nyata, mengurai bottleneck struktural sektor industri serta memperkuat peran kawasan industri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

HKI menyampaikan optimisme bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia memiliki momentum historis untuk melakukan lompatan besar dalam industrialisasi dan transformasi ekonomi.

“Target pertumbuhan ekonomi 8% merupakan visi strategis Presiden untuk membawa Indonesia menjadi kekuatan ekonomi global. HKI optimistis target tersebut dapat dicapai melalui konsolidasi kebijakan, kepemimpinan yang kuat, dan percepatan eksekusi di lapangan,” ujar Akhmad Ma’ruf.

HKI menilai bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pelaku usaha kawasan industri akan menjadi kunci utama dalam memastikan setiap kebijakan pembangunan menghasilkan dampak nyata bagi perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui pembentukan Tim Percepatan ini, HKI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan visi besar Presiden: Indonesia yang berdaulat secara industri, berdaya saing global, dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

36 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.