Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menjaga Rimba Kaltim di Tengah Deru Industri Ekstraksi

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 23:10 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Sebagian dana tersebut kini telah dicairkan dan digunakan kembali untuk membiayai berbagai program lingkungan hidup yang melibatkan masyarakat di tingkat tapak," ujar Susilo.

Di samping itu, akademisi Universitas Mulawarman Ibrahim menilai mempertahankan hutan yang sudah ada adalah opsi terbaik karena mereklamasi lahan pasca-tambang memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi.

Ibrahim mengungkapkan fakta bahwa mengembalikan fungsi hutan hujan tropis setelah tanah dikupas untuk tambang adalah hal yang hampir mustahil dilakukan secara sempurna.

"Tanaman hasil revegetasi di lahan bekas tambang sering kali hanya memberikan efek hijau secara visual namun tidak memiliki fungsi ekologis yang utuh seperti hutan perawan," ungkapnya.

Banyak pohon yang ditanam di lahan reklamasi tumbuh tidak optimal atau mati karena akarnya membentur lapisan tanah liat keras dan batuan penutup yang struktur alaminya sudah berubah.

Padahal, menurut Ibrahim, hutan alami memiliki fungsi hidrologis vital berkat adanya lantai hutan yang tertutup serasah atau bahan organik pembusuk daun.

Alih fungsi lahan yang tidak terkendali dikhawatirkan akan menghilangkan kemampuan alam tersebut dan memicu pendangkalan pada danau-danau di sepanjang daerah aliran sungai.

"Risiko banjir besar di kawasan hilir seperti Samarinda akan terus mengintai jika kawasan hulu Sungai Mahakam tidak dikelola dengan prinsip kehati-hatian yang tinggi," demikian Ibrahim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.