Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Huntara untuk 50 KK di Pidie Jaya Aceh Selesai Dibangun, Siap Dihuni Sebelum Februari

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 08:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Huntara untuk 50 KK di Pidie Jaya Aceh Selesai Dibangun, Siap Dihuni Sebelum Februari Doc: ANTARA
Ket. Foto udara rumah hunian sementara (huntara) bagi korban banjir bandang disertai tanah longsor di Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (17/1/2026).

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merampungkan pembangunan rumah hunian sementara (huntara) bagi korban banjir bandang disertai tanah longsor di Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Tenaga Ahli BNPB Agus Marsanto dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (17/1), mengatakan bahwa sebanyak 10 kopel rumah huntara yang diperuntukkan bagi 50 kepala keluarga (KK) telah selesai dibangun dan siap diserahkan kepada pemerintah daerah.

"Pembangunan huntara tersebut sebelumnya dilaksanakan sejak 1 Januari 2026 di lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi dengan melibatkan perusahaan lokal," kata dia.

BNPB mengonfirmasi setiap unit huntara telah dilengkapi fasilitas pendukung kebutuhan dasar, antara lain jaringan listrik dari PLN serta ketersediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor.

Agus menyebutkan bahwa huntara itu diperuntukkan bagi warga yang rumahnya mengalami rusak berat akibat bencana. Selain penyediaan huntara, pemerintah juga menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga terdampak yang tidak menempati hunian sementara.

Secara teknis, setiap unit huntara memiliki ukuran bangunan 3,6 meter x 4,8 meter, kamar mandi berukuran 1,2 meter x 1,2 meter, serta teras berukuran 1,2 meter x 3,6 meter.

Selain 10 barak yang telah rampung, BNPB juga merencanakan penambahan 13 rumah huntara untuk 65 KK dengan progres pembangunan saat ini sekitar 20 persen.

Agus berharap keberadaan huntara tersebut dapat menjadi tempat tinggal sementara yang aman dan layak sekaligus mendukung proses pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana.

BNPB bersama pemerintah daerah, kata dia, siap mempercepat penyediaan hunian sementara di Kabupaten Pidie Jaya dengan target agar masyarakat terdampak sudah menempati huntara sebelum Februari, yang bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Ekonomi
Bapanas Pastikan Stok Kedel...
Ekonomi
Harga Daging Sapi di Goront...
Daerah
Pemkot Bandung Siapkan Tekn...
Advertisement
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.