Banjir Bikin Jadwal Kacau, Refund Tiket KA Tembus Rp3,5 Miliar
📅 Minggu, 18 Jan 2026, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARAHO-KAI Daop Semarang
JAKARTA – Refund tiket kereta api (KA) diberikan sebagai bentuk tanggung jawab atas gangguan operasional akibat banjir.
Penumpang yang terdampak bisa mengajukan pengembalian dana tanpa ribet, sehingga perjalanan yang tertunda tidak harus berujung kecewa.
Langkah ini diharapkan bisa memberi rasa tenang bagi pelanggan, sembari menunggu kondisi jalur kembali aman dan perjalanan KA berjalan normal lagi.
PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) mencatat nilai pengembalian dana atau refund tiket kereta api (KA) akibat gangguan operasional imbas banjir di Pekalongan, Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mencapai Rp3,5 miliar.
EVP of Sales PT KAI Ririn Widi Astutik di Jakarta, Minggu (18/1), menyampaikan nilai Rp3,5 miliar tersebut baru mencakup pengembalian tiket kepada pelanggan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, hingga saat ini perusahaan negara yang bergerak di bidang transportasi kereta itu masih melakukan penghitungan total kerugian secara menyeluruh karena situasi masih berkembang.
“Saat ini Rp3,5 miliar untuk pembatalan KA," ujar Ririn.
Ririn menambahkan penghitungan tersebut dilakukan untuk periode empat hari, yakni sejak 15 hingga 18 Januari 2026.
Adapun komponen lain di luar pengembalian tiket, termasuk biaya service recovery tambahan, masih dalam proses perhitungan lebih lanjut.
"Empat hari, sejak 15-18 Januari pukul 13.00 (WIB) tadi, baru nilai refund," katanya.
KAI memastikan tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan serta menjalankan prosedur pengembalian tiket secara penuh sesuai ketentuan yang berlaku, sembari terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memulihkan operasional perjalanan kereta api yang terdampak banjir.
Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) membatalkan sebanyak 82 perjalanan kereta api penumpang karena banjir di Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang khususnya di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah akibat tanggul yang jebol dan air pasang.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu, menyatakan cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir menjadi pemicu utama terjadinya banjir yang merendam jalur rel, diperparah tanggul jebol dan kondisi air pasang.
“Memang cuaca ekstrem akhir-akhir ini dalam 2-3 hari ini menyebabkan pembatalan, keterlambatan di perjalanan kereta kita. Jadi yang terdampak itu ada 82 kereta penumpang, kemudian ada 16 kereta barang yang terdampak pembatalan, dan kemudian juga ada sekitar 76 kereta yang mengalami keterlambatan,” ujar Bobby.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!