Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Personel BPBD Makassar Dikerahkan dalam Pencarian Pesawat ATR 400 yang Hilang

📅 Sabtu, 17 Jan 2026, 22:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Personel BPBD Makassar Dikerahkan dalam Pencarian Pesawat ATR 400 yang Hilang Doc: Antara

Makassar- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar untuk mengerahkan personel guna mencari pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang hilang di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

"Saya sudah perintahkan Tim BPBD Kota Makassar untuk bergabung dengan tim lainnya di lapangan guna membantu pencarian korban sekaligus menelusuri titik lokasi jatuhnya pesawat," ujarnya di Makassar, Sabtu.

Menurut Munafri, keterlibatan BPBD Kota Makassar merupakan bentuk dukungan penuh pemerintah kota terhadap upaya kemanusiaan dan penanganan bencana, meskipun lokasi kejadian berada di wilayah administratif Kabupaten Maros.

"Ini adalah musibah kemanusiaan. Pemerintah Kota Makassar siap bersinergi dan membantu semaksimal mungkin, termasuk dukungan personel dan peralatan yang dibutuhkan," tegasnya.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap situasi darurat penerbangan, BPBD Kota Makassar meningkatkan langkah penanganan atas laporan hilang kontaknya pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta-Makassar itu.

Peningkatan respons ini dilakukan melalui pengerahan personel, penguatan sarana prasarana kebencanaan, serta penguatan koordinasi lintas instansi dalam operasi pencarian dan pertolongan.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi resmi yang diterima dari AirNav Makassar, serta hasil koordinasi intensif dengan Basarnas sebagai leading sector dalam operasi Search and Rescue (SAR).

Dalam operasi terpadu ini, BPBD Kota Makassar secara resmi bergabung untuk mendukung upaya pencarian dan penanganan dampak kebencanaan, sekaligus mengambil peran strategis sebagai koordinator shelter pencarian.

Kepala BPBD Kota Makassar Fadli Tahar juga mengatakan bahwa keterlibatan BPBD Makassar atas arahan Wali Kota Munafri Arifuddin.

Menurut dia, ini merupakan wujud kehadiran pemerintah daerah dalam situasi darurat, dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

"Atas arahan Bapak Wali Kota kami diminta bergerak cepat dalam kondisi seperti ini demi kemanusiaan, dan tidak mengenal batas wilayah," jelasnya.

Dalam penguatan respons tersebut, BPBD Kota Makassar mengerahkan 12 personel, dua unit mobil ambulans, dua unit mobil rescue, satu unit drone untuk pemantauan udara.

"Ini kan tujuan penerbangannya adalah Makassar, sehingga kesiapsiagaan menjadi tanggung jawab moral kami," tambah dia.

Hingga saat ini proses pencarian masih terus berlangsung. Tim gabungan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi jatuhnya pesawat, dengan mempertimbangkan data terakhir radar serta informasi dari warga sekitar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.