Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

MDTV Angkat Drama Generasi Sandwich Berjudul 'Keluarga Yang Tak Dirindukan'

📅 Sabtu, 17 Jan 2026, 14:40 WIB | Oleh:
MDTV Angkat Drama Generasi Sandwich Berjudul 'Keluarga Yang Tak Dirindukan' Doc: Koran Jakarta/Ichsan Satria
Ket. MDTV kembali menghadirkan serial drama terbaru berjudul "Keluarga Yang Tak Dirindukan" mengangkat realitas generasi sandwich di tengah tekanan ekonomi dan konflik keluarga.

JAKARTA - MDTV kembali menghadirkan serial drama terbaru berjudul Keluarga Yang Tak Dirindukan yang mengangkat realitas generasi sandwich di tengah tekanan ekonomi dan konflik keluarga. Serial ini memotret dilema tiga bersaudara yang harus memilih antara kepentingan pribadi atau tanggung jawab merawat orang tua di usia senja.

Cerita berfokus pada Firzha, Thoriq, dan Zahra yang hidupnya berubah drastis setelah sang ayah, Santoso, mengalami insiden tragis hingga tidak lagi mampu bekerja. Kondisi tersebut memaksa mereka menghadapi beban finansial, tanggung jawab moral, serta konflik batin yang makin kompleks.

Dalam alur cerita, Firzha yang diperankan Miqdad Addausy digambarkan sebagai anak sulung yang berusaha rasional menghadapi situasi sulit. Sementara Thoriq yang dimainkan Arbani Yasiz memilih jalan berbeda yang memicu gesekan emosi dan ketegangan dalam keluarga.

Zahra sebagai adik angkat yang diperankan Nabila Zavira justru hadir membawa perspektif baru tentang arti kesetiaan dan pengabdian. Kehadirannya memantik pertanyaan besar tentang apakah ikatan darah selalu lebih kuat dibandingkan rasa tanggung jawab dan kepedulian.

Serial ini tidak hanya menampilkan konflik finansial, tetapi juga menggali luka batin yang sering dialami generasi sandwich. Tekanan merawat orang tua sambil membangun keluarga sendiri menjadi isu utama yang relevan dengan realitas masyarakat urban saat ini.

MDTV menyebut serial ini sebagai refleksi kehidupan yang dekat dengan keseharian penonton. Kisah yang diangkat tidak dibuat berlebihan, tetapi dikemas dengan pendekatan emosional yang realistis dan menyentuh.

Sairaa Punjabi selaku VP Programming MDTV menyampaikan bahwa serial ini merupakan bentuk apresiasi bagi para pejuang keluarga di dunia nyata. Ia menegaskan bahwa cerita yang dihadirkan tidak sekadar hiburan, tetapi juga membawa pesan nilai kemanusiaan.

"MDTV selalu ingin membawa cerita yang terasa nyata dan punya nilai," ujar Sairaa Punjabi. "Lewat Keluarga Yang Tak Dirindukan, kami ingin menunjukkan bahwa keluarga bukan hanya soal status, tetapi tentang siapa yang hadir ketika keadaan sedang sulit."

Konflik utama dalam serial ini memuncak ketika Firzha dan Thoriq merespons musibah ayah mereka dengan cara yang bertolak belakang. Perbedaan sudut pandang tersebut memicu ego masing-masing dan mengancam keutuhan keluarga.

Di sisi lain, Zahra menjadi penyeimbang yang mencoba menjaga keharmonisan di tengah pertengkaran saudara kandung. Karakternya memperlihatkan bahwa ketulusan tidak selalu lahir dari hubungan darah.

MDTV menegaskan bahwa serial ini membawa gambaran jujur tentang kasih sayang dan tanggung jawab keluarga. Penonton diajak melihat bahwa merawat orang tua bukan sekadar kewajiban, tetapi juga ujian emosional yang berat.

Kehadiran Keluarga Yang Tak Dirindukan memperkuat posisi MDTV sebagai stasiun televisi yang fokus menghadirkan drama berkualitas. Serial ini menjadi bagian dari strategi MDTV untuk menghadirkan tayangan yang relevan dengan isu sosial.

MDTV sendiri merupakan stasiun televisi nasional free-to-air yang hadir sejak 2013 dan sebelumnya dikenal dengan nama NET. Pada November 2024, MDTV resmi bergabung dengan MD Entertainment untuk memperkuat konten drama layar kaca.

Sebagai bagian dari transformasi, MDTV kini mengusung tagline baru "TV Paling Drama di Indonesia". Identitas ini menegaskan arah baru MDTV dalam menyajikan tayangan yang emosional, menyentuh, dan berorientasi pada cerita berkualitas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.