SDN Pademangan Timur 05 Mulai Perbaiki Plafon Ambrol
📅 Rabu, 14 Jan 2026, 15:46 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-BPBD Jakut
JAKARTA -- SDN Pademangan Timur 05, Jakarta Utara mulai memperbaiki plafon di ruang kelas VI, setelah sebelumnya ambrol karena tak kuat menahan rembesan air hujan yang meluap dari talang akibat hujan deras pada Senin (12/1).
“Progres perbaikan saat ini telah mencapai sekitar 95 persen,” kata Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pademangan Timur 05, Eka Bahari di Jakarta, Rabu.
Ia menjelaskan, perbaikan dilakukan secara intensif dengan melibatkan jajaran internal sekolah serta dukungan dari Polsek Pademangan.
Ia mengaku, bantuan material dan personel sangat membantu dalam proses pembersihan puing dan pemasangan plafon baru itu.
"Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan kehadiran jajaran Polsek Pademangan. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat karena bantuan ini mempercepat proses perbaikan," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pihak sekolah juga melakukan langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak terulang dengan menambah saluran pembuangan air dari atap agar air hujan dapat langsung mengalir dan tidak kembali meluap.
"Kami tidak ingin kejadian ini terulang. Saluran air sudah kami tambah dan instalasi listrik juga sudah dicek agar benar-benar aman untuk anak-anak," katanya.
Ia juga menyebutkan, selama proses perbaikan, kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan menggunakan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama tiga hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Hari ini kami fokus gladi bersih dan merapikan seluruh area. Insyaallah, besok anak-anak sudah bisa kembali belajar tatap muka," katanya.
Kronologi
Ia mengatakan plafon ambrol berada di lantai empat gedung sekolah, tepatnya di ruang kelas VI.
Plafon itu berbahan gipsum dan diduga tidak mampu menahan rembesan air hujan yang meluap dari talang atap akibat intensitas hujan yang sangat tinggi pada Senin (12/1).
Pada saat itu hujan sangat deras itu, talang air di tengah atap tidak mampu menampung debit air, sehingga meluap ke kiri dan kanan.
“Air masuk ke plafon membuat gipsum menjadi berat, lalu ambrol," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!