Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyak Nilai Sejarah di Bandung Zoo, Ahli Harap Pemkot Bandung Tak Tutup Operasional Kebun Binatang

📅 Rabu, 14 Jan 2026, 19:39 WIB | Oleh:
Banyak Nilai Sejarah di Bandung Zoo, Ahli Harap Pemkot Bandung Tak Tutup Operasional Kebun Binatang Doc: ANTARA/Ricky Prayoga
Ket. Gerbang Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo saat beroperasi.

KOTA BANDUNG - Ahli sejarah sekaligus penulis buku Yudi Hamzah meminta Pemerintah Kota Bandung tidak menutup operasional Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) karena memiliki nilai sejarah dan fungsi publik yang kuat bagi masyarakat.

Menurut Yudi, kebun binatang merupakan fasilitas publik yang telah ada di Kota Bandung sejak puluhan tahun lalu dan menjadi bagian dari memori kolektif warga.

“Sebelum di Tamansari, kebun binatang di Bandung sudah ada beberapa hingga akhirnya dibangun Bandung Zoo. Tempat ini sejak zaman dulu sudah didatangi masyarakat dan terpatri dalam memori mereka,” katanya dalam diskusi di Bandung, Rabu (14/1).

Ia menilai, wacana penutupan kebun binatang berpotensi memicu protes dari masyarakat, mengingat banyak bangunan bersejarah di Kota Bandung yang telah hilang, salah satunya kolam renang Tjihampelas.

“Ketika kolam renang Tjihampelas hilang saja banyak orang bertanya-tanya. Apalagi jika Bandung sampai tidak memiliki kebun binatang, saya pikir akan ada gelombang protes,” ujarnya.

Yudi menambahkan, kebun binatang memiliki fungsi penting sebagai sarana edukasi, terutama bagi anak-anak yang selama ini hanya mengenal satwa besar seperti gajah atau jerapah melalui televisi dan buku.

“Mereka baru bisa melihat hewan-hewan itu secara langsung ketika datang ke kebun binatang,” katanya.

20260114193712_2.jpg

Penulis sekaligus ahli sejarah, Yudi Hamzah saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/1). Antara/Rubby Jovan

Selain sebagai tempat rekreasi, Bandung Zoo juga dinilai memiliki peran sebagai ruang terbuka hijau serta lokasi pembelajaran mengenai satwa dilindungi.

Ia mengingatkan agar lahan kebun binatang tidak dialihfungsikan menjadi kawasan yang tidak dapat diakses masyarakat.

“Di sana ada hewan yang dilindungi dan itu bisa menjadi bahan pembelajaran. Pemerintah kota seharusnya berpihak pada keberadaan kebun binatang,” ucapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung membuka opsi penutupan operasional Kebun Binatang Bandung seiring pembahasan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat terkait masa depan kawasan tersebut.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, terdapat beberapa opsi yang tengah dikaji, mulai dari mempertahankan kebun binatang dengan konsep yang ada, mengubah konsep pengelolaan, hingga kemungkinan tidak lagi difungsikan sebagai kebun binatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (2)

Kora
Kora
16 Jan 2026, 18:34 WIB.

Saya lahir dan besar serta masa tua di kecamatan coblong wilayah kebon binatang bandung, tdk setuju kalau dihilangkan harusnya diperbesar sampai bbws itu baru masuk akal

Balas
hendarsyah permana
hendarsyah permana
20 Jan 2026, 08:35 WIB.

Kalau mau libur kala SR 1960-an, ya ke derenten pikniknya dari sekolah. Setelah keliling keliling gelar tikar, botram sama teman teman.

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.