AS Roma Tersingkir dari Coppa Italia, Gasperini: Santai, Fokus Liga Lebih Penting

Rabu, 14 Jan 2026, 16:15 WIB

JAKARTA - AS Roma harus mengakhiri langkahnya di Coppa Italia setelah disingkirkan Torino pada babak 16 besar. Bermain di Stadion Olimpico, Roma kalah tipis dengan skor 2-3 dalam laga yang berlangsung Rabu (14/1/2026) dini hari WIB.

Kekalahan ini membuat Giallorossi gagal melaju ke perempat final meski tampil di hadapan pendukung sendiri. Torino tampil efektif dan mampu memanfaatkan celah pertahanan Roma sepanjang pertandingan.

Ket. Foto: Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini menegaskan dirinya tidak terlalu menyesali kekalahan AS Roma di Coppa Italia setelah disingkirkan Torino pada babak 16 besar. — Sumber: AS Roma

Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini menegaskan dirinya tidak terlalu menyesali hasil tersebut. Menurutnya, sulit bagi tim untuk tetap kompetitif di semua ajang yang diikuti dalam satu musim.

Roma saat ini masih terlibat persaingan ketat di Serie A dan juga tampil di Liga Europa. Gasperini menilai prioritas tim harus disesuaikan dengan kondisi skuad dan target realistis.

"Saya mengucapkan selamat kepada mereka," kata Gasperini dikutip dari Football Italia. 

Ia menyebut laga tersebut seharusnya bisa menjadi malam yang membanggakan bagi Roma meski akhirnya berakhir dengan kekecewaan.

"Sekarang saatnya liga," lanjut Gasperini.

Ia menyampaikan permintaan maaf kepada tim dan suporter, namun menegaskan dirinya tidak kecewa dengan hasil tersebut.

Gasperini mengakui tekanan jadwal dan tuntutan performa di banyak kompetisi menjadi tantangan tersendiri. Ia menilai kegagalan di Coppa Italia harus diterima sebagai bagian dari konsekuensi persaingan elit.

Pernyataan Gasperini ini menuai sorotan karena dinilai cukup berisiko. Roma masih memiliki peluang besar di Serie A, namun margin kesalahan semakin sempit.

Saat ini Roma berada di peringkat kelima klasemen Liga Italia. Giallorossi mengoleksi 39 poin dari 20 pertandingan yang telah dijalani.

Posisi tersebut membuat Roma masih berada di jalur persaingan papan atas. Namun jarak dengan pemuncak klasemen masih cukup menantang.

Roma tertinggal empat poin dari Inter Milan yang berada di puncak klasemen. Inter bahkan baru memainkan 19 pertandingan sehingga berpotensi memperlebar jarak.

Kondisi ini membuat fokus Roma ke Serie A menjadi krusial. Setiap kehilangan poin bisa berdampak langsung pada peluang mereka dalam perburuan gelar.

Di sisi lain, Roma juga masih harus membagi konsentrasi dengan Liga Europa. Kompetisi tersebut menjadi salah satu target realistis Roma untuk meraih prestasi musim ini.

Kegagalan di Coppa Italia pun dipandang sebagai upaya mengurangi beban jadwal. Gasperini berharap keputusan ini bisa berdampak positif pada konsistensi performa tim.

Meski tersingkir, Roma tetap diharapkan bangkit dan menjaga momentum di kompetisi domestik. Tekanan terhadap Gasperini dipastikan meningkat seiring ekspektasi tinggi publik Olimpico.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.