Satu Dekade, Halodoc Berkomitmen Perkuat Ekosistem Layanan Digital Kesehatan
Senin, 25 Mei 2026, 17:28 WIBJAKARTA - Sejak didirikan pada 2016, Halodoc telah berevolusi dari platform telekonsultasi menjadi ekosistem kesehatan digital terintegrasi yang menghubungkan jutaan masyarakat Indonesia dengan tenaga kesehatan berlisensi, apotek, laboratorium, fasilitas kesehatan dan mitraindustri kesehatan lainnya.
Memasuki dekade berikutnya, Halodoc memperkenalkan inovasi besar dalam ekosistem kesehatan yang menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia yang juga terus berkembang: HILDA sebagai asisten digital yang kini berkembang menjadi Halodoc on WhatsApp, dan layanan Family Care.
âSepuluh tahun lalu, kami memulai Halodoc dari pertanyaan sederhana: mengapa akses layanan kesehatan belum merata bagi banyak orang Indonesia? Hari ini, kami bersyukur dapat melayani jutaan masyarakat Indonesia, mulai dari konsultasi dokter, pembelian obat,layanan laboratorium, hingga pemantauan kesehatan keluargaâ kata Chief Operating Officer Halodoc, Alfonsius Timboel di Jakarta, Senin (25/5).
Ia menambahkan milestone terbesar pihaknya bukanlah peluncuran produk, melainkan momen-momen ketika teknologi benar-benar membantu kehidupan masyarakat, termasuk saat pandemi COVID-19. Memasuki dekade berikutnya, pihaknya fokus membangun layanan kesehatan yang tidak hanya digital, tetapi semakin proaktif, personal, dan relevan dengan kebutuhan serta kebiasaan masyarakat yang terus berubah seiring berjalannya waktu.
Dalam kurun waktu singkat setelah diluncurkan pada 2025, HILDA mencatatkan hingga saat ini lebih dari 2 juta sesi interaksi pengguna, antara lain mencari bantuan untuk menavigasi layanan Halodoc seperti dokter spesialis yang sesuai, bertanya mengenai informasi kesehatan sehari-hari, serta informasi obat dan vitamin.
Pola tersebut menunjukkan bahwa masyarakat siap untuk pengalaman kesehatan digital yang lebih proaktif. Menjawab kebutuhan ini, Halodoc menghadirkan HILDA di WhatsApp, platform yang telah menjadi bagian dari keseharian 91% pengguna internet Indonesia, atau setara dengan estimasi 185â190 juta pengguna, untuk memastikan akses layanan kesehatan yang lebih mudah dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Sedangkan Fitur Family Care memungkinkan pengguna menambahkan profil terpisah untuk setiap anggota keluarga, dengan rekam medis, riwayat kesehatan, jadwal, dan perawatan preventif masing-masing yang terdokumentasi dalam satu tampilan terintegrasi, sehingga dapat memudahkan ibu dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga.
âMisi Halodoc untuk menyederhanakan layanan kesehatan berarti menyederhanakan untuk semua orang dari berbagai lapisan masyarakat. Termasuk mereka yang selalu di depan layar maupun yang lebih nyaman dengan WhatsApp sehari-hari, dari generasi lansia, pekerja harian, hingga para caregiver yang didominasi oleh ibu, yang menjaga kesehatan keluarga. Halodoc on Whatsapp dan Family Care dirancang untuk hadir di titik di mana masyarakat sudah berada, sehingga kebutuhan kesehatan keluarga bisa dikelola disela-sela aktivitas sehari-hari, tanpa memberikan beban tambahan bagi mereka,âujar Chief Marketing Officer Halodoc, Fibriyani Elastria.
Selain itu, seluruh inovasi Halodoc yang dikembangkan di bawah pengawasan klinis Board of Medical Excellence (BoME), yang memastikan standar kualitas dan kepatuhan terhadap regulasi tetap terjaga di setiap aspek ekosistem, termasuk dalam pengembangan layanan berbasis AI seperti HILDA dan Halodoc on WhatsApp.
âHalodoc tumbuh bersama tenaga kesehatan sejak hari pertama. Kualitas layanan dan kepatuhan regulasi menjadi standar yang kami bangun sejak awal, dan BoME memastikan setiap inovasi tetap berpijak pada prinsip clinical safety. Tidak ada bagian dari inovasi kami yang dirancang untuk menggantikan peran tenaga kesehatan â sebaliknya, teknologi dan inovasi ini hadir untuk memperkuat layanan yang mereka berikan, dan harapannya dapat mempermudah perjalanan medis, baik bagi pasien maupun tenaga kesehatan,â jelas Chief Medical Officer Halodoc, dr. Irwan Heriyanto.
Dengan rangkaian inovasi yang terintegrasi dari hulu ke hilir, Halodoc menegaskan komitmennya untuk memastikan akses layanan kesehatan di Indonesia tidak berhenti di klik pertama, melainkan berujung pada tindakan kesehatan yang tepat, di waktu yang tepat, untuk semua masyarakat Indonesia. Halodoc akan terus berinovasi, berkolaborasi dengan tenaga kesehatan, dan penguatan ekosistem untuk Indonesia yang lebih sehat.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
IHSG Ambruk Saat Sesi I, Saham Energi dan Komoditas Jadi Biang Tekanan
-
Melalui Program Longevity 5.0, Kita Bisa Manfaatkan Layanan Kesehatan Jangka Panjang
-
Kemenkes: Akses Kesehatan yang Setara Melindungi Kelompok Rentan Penderita TB dan HIV
-
BMHS Bangun Fasilitas Skybridge untuk Tingkatkan Mobilitas Pasien dan Tenaga Medis
-
Bitcoin Tembus 81 Ribu Dolar AS Dipicu Sentimen Regulasi Kripto AS
-
Kementerian Kebudayaan Perkuat Pelestarian Tradisi Marapu di NTT
-
Mengapa Pemain Timnas Spanyol Tidak Pernah Menyanyikan Lagu Kebangsaan?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.