Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Motor Anda Terkena Hujan, Pemilik Bengkel Sarankan Segera Dicuci, Kenapa?

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 17:21 WIB | Oleh:
Motor Anda Terkena Hujan, Pemilik Bengkel Sarankan Segera Dicuci, Kenapa? Doc: ANTARA/Andri Saputra
Ket. Pengendara sepeda motor berkendara di bawah guyuran hujan di Ternate, Maluku Utara, Selasa (6/1).

JAKARTA - Pendiri sekaligus pemilik bengkel Scooter VIP, Dennil Sagita, menekankan pentingnya segera mencuci sepeda motor yang kehujanan.

"Sebetulnya bukan hanya motor, semua kendaraan sebaiknya dicuci setelah terkena hujan. Air hujan itu kotor, dan kalau dibiarkan beberapa hari tanpa dibersihkan bisa menimbulkan efek, salah satunya jamur di bodi," katanya ketika dihubungi pewarta dari Jakarta pada Selasa (13/1).

"Paling lama besoknya dicuci. Jangan biarkan air hujan terlalu lama mengendap, karena lama-lama bisa menimbulkan jamur dan karat," ia menambahkan.

Kalau tidak sempat mencuci kendaraan secara menyeluruh, Dennil mengatakan, pemilik kendaraan sebaiknya menjalankan langkah minimum seperti mengguyur motor menggunakan air bersih lalu mengelapnya menggunakan kain microfiber untuk menghilangkan sisa air hujan.

Dennil mengingatkan pemilik motor agar berhati-hati saat membersihkan kendaraan menggunakan semprotan air bertekanan tinggi.

Menyemprotkan air secara langsung ke bagian mesin kendaraan, terutama dari bawah jok, berisiko menyebabkan kerusakan injektor.

Dennil mengatakan bahwa paparan air hujan dalam jangka panjang bisa menimbulkan kerusakan pada komponen sepeda motor seperti sistem pengereman, pelek, knalpot, serta kolong dan dek bagian bawah motor.

"Kalau dibilang langsung merusak, tidak. Tapi semuanya akan dijawab oleh waktu. Kalau dibiarkan, partikel kotor bisa menumpuk dan memicu masalah," katanya.

Menurut dia, bagian kendaraan yang paling rentan mengalami kerusakan akibat paparan air hujan adalah knalpot, khususnya pada bagian header dan silencer.

Ia mengatakan bahwa cakram rem, kampas rem, kaliper, dan master rem bisa menjadi kotor akibat paparan air hujan, sehingga rentan rusak dan menimbulkan masalah.

Dennil menyampaikan bahwa masalah sistem kelistrikan berpeluang muncul kalau sepeda motor digunakan melalui jalan dengan genangan tinggi.

"Kalau cuma hujan biasa, kelistrikan aman. Selama saya menjalankan bengkel ini, saya hampir tidak pernah menemukan air hujan menyebabkan kerusakan besar pada kelistrikan," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.