Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaga Jangan Sampai Superflu Masuk Jakarta

📅 Senin, 12 Jan 2026, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaga Jangan Sampai Superflu Masuk Jakarta Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kiri) usai berziarah ke makam pahlawan MH Thamrin di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Minggu (11/1).

JAKARTA -Hingga kini memang belum ada tanda-tanda superflu masuk Jakarta. “Untuk itu, kita perlu menjaga jangan sampai superflu masuk Jakarta,” harap Gubernur Jakarta, Pramono Anung, Minggu (11/1).

“Jadi untuk super flu sampai hari ini belum ada kasusnya di Jakarta,” tandas Pramono. Super flu adalah varian influenza A H3N2 subkelas K yang mudah menular dan menimbulkan gejala lebih berat. Pramono mengungkapkan, untuk mencegahnya, dia mengimbau masyarakat menerapkan upaya preventif melalui vaksinasi.

“Saya sudah berkali-kali menyampaikan kepada Ibu Kepala Dinas Kesehatan, Bu Ani, untuk melakukan preventif, persiapan. Bagi masyarakat yang ingin divaksin, memang vaksinnya masih berbayar karena belum menjadi program dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Dia pun berharap Jakarta terbebas dari kasus superflu. “Jadi sekali lagi, untuk superflu sampai hari ini, Jakarta belum ditemukan dan mudah-mudahan tidak ditemukan,” katanya. Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan, Ani Ruspitawati, menjelaskan, untuk saat ini belum tersedia vaksin khusus superflu, namun vaksin influenza bisa digunakan sebagai bentuk antisipasi.

“Sebenarnya tidak ada khusus vaksin superflu. Tapi kita memang ada vaksin influenza. Vaksin influenza ini sudah lama ada dan bisa diberikan,” jelas Ani. Namun, lanjut Ani, karena pemberian vaksin tersebut belum masuk dalam program pemerintah, maka masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin masih dikenakan biaya.

“Ini karena memang vaksin belum menjadi program pemerintah, maka harus bayar. Tapi masyarakat bisa mendapatkan vaksin influenza di faskes-faskes termasuk RSUD,” jelas Ani. Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan superflu bukanlah virus baru. Ini jenis influenza yang telah ada dan sudah dikenal selama puluhan tahun. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.