'One Battle After Another' Jadi Film Favorit di Ajang Golden Globes 2026
📅 Minggu, 11 Jan 2026, 09:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: IST
LOS ANGELES - Para bintang papan atas Hollywood akan hadir di karpet merah pada hari Minggu (11/1) untuk ajang Golden Globes 2026. Film yang sarat muatan politik "One Battle After Another" diperkirakan akan mengukuhkan statusnya sebagai film yang paling diunggulkan di musim ini.
Dengan sembilan nominasi, "One Battle" tampaknya sudah pasti akan membawa pulang penghargaan untuk film komedi/musikal terbaik.
"Kita melihat kesuksesan besar dan kekuatan dahsyat dalam film itu," kata kolumnis penghargaan dan kritikus utama Deadline, Pete Hammond, kepada AFP, dua bulan sebelum Oscar.
Film thriller kocak karya Paul Thomas Anderson ini, yang mengisahkan seorang revolusioner yang sudah tua (Leonardo DiCaprio) dan putrinya yang masih remaja (Chase Infiniti), adalah sebuah perjalanan seru yang menampilkan kaum radikal sayap kiri yang penuh kekerasan, razia imigrasi, dan supremasi kulit putih.
Di saat Amerika Serikat sedang mengalami polarisasi yang mendalam, banyak kritikus dan pakar memuji film ini karena berhasil menangkap esensi dari situasi saat itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
DiCaprio akan bersaing untuk kategori aktor terbaik di Golden Globes -- sebuah ajang yang terkadang menjadi indikator eksentrik untuk Academy Awards -- dengan Timothee Chalamet, yang membintangi "Marty Supreme" sebagai pemain tenis meja ambisius di tahun 1950-an.
"Leonardo DiCaprio akan sangat terbantu jika benar-benar menang di Golden Globes. Itu adalah momen ideal untuk menghentikan momentum Timothee Chalamet sebelum Oscar," kata Hammond.
Teyana Taylor, yang memerankan seorang revolusioner sayap kiri yang berani dan tanpa ragu, bisa menjadi pendorong kemenangan bagi "One Battle" jika ia berhasil memenangkan penghargaan aktris pendukung terbaik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun yang menjadi penghalangnya adalah Amy Madigan atas perannya sebagai penjahat yang kocak dalam "Weapons" dan Ariana Grande atas perannya sebagai Glinda dalam film laris "Wicked: For Good."
'Sinners' versus 'Hamnet'
Golden Globes menawarkan penghargaan terpisah untuk drama dan komedi/musikal -- memperluas cakupan bintang yang hadir, dan memicu ketegangan.
"Sinners," film horor periode karya Ryan Coogler tentang segregasi di wilayah Selatan Amerika Serikat pada tahun 1930-an, diperkirakan akan menjadi pesaing terberat bagi "One Battle" di ajang Oscar.
Namun di ajang Golden Globes, keduanya berada dalam kategori terpisah.
Film "Sinners" mengejutkan para penonton dengan perpaduan eklektik antara vampir, politik, hubungan ras, dan musik blues.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!