Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kapasitas Pembangkit Bertambah, Berikut Capaian Bauran EBT Tahun 2025

📅 Minggu, 11 Jan 2026, 13:24 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kapasitas Pembangkit Bertambah, Berikut Capaian Bauran EBT Tahun 2025 Doc: istimewa
Ket. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan, capaian bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) tahun 2025 sebesar 15,75 persen

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berhasil mencatatkan rapor positif dalam program transisi energi nasional tahun 2025 dengan capaian bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 15,75 persen. Keberhasilan ini ditandai oleh rekor penambahan kapasitas pembangkit EBT terbesar selama lima tahun terakhir hingga menyentuh angka 15.630 mega watt (MW). 

Secara terperinci, kapasitas tersebut didominasi oleh Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang menyumbang sebesar 7.587 MW, disusul oleh bioenergi sebesar 3.148 MW, dan panas bumi sebesar 2.744 MW. Selain itu, kontribusi dari sumber energi lain juga terus berkembang, di antaranya tenaga surya sebesar 1.494 MW, gasifikasi batu bara sebesar 450 MW, angin sebesar 152 MW, serta pemanfaatan sampah sebesar 36 MW, dan sumber lainnya sebanyak 18 MW.

"Sebenarnya penambahan EBT ini cukup besar di tahun 2025, tetapi kalau dikonversi menjadi turun persentasenya karena ada penambahan (pembangkit) dari gas dan batu bara," ucap Bahlil dalam konferensi persnya, Kamis (8/1).

Bahlil menegaskan bahwa capaian ini diraih di tengah tantangan global yang tidak menentu. "Sesungguhnya saya mau sampaikan bahwa tahun 2025 ini adalah tahun yang penuh cobaan dan dinamika, ada suka duka yang cukup luar biasa. Tapi bagi kami, setiap ada tantangan justru di situlah harus ada kehadiran kita dalam rangka menunjukkan apa yang menjadi target dari Bapak Presiden," ungkapnya.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menambahkan khusus untuk ketenagalistrikan capaian bauran EBT telah melampaui target yang sudah ditetapkan dalam Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN). "Kalau khusus di ketenagalistrikan, itu (bauran EBT) tercapai 16,3 persen. Itu di atas RUKN yang hanya menargetkan 15,9 persen," ujarnya.

Di sisi investasi, subsektor EBT dan Konservasi Energi (EBTKE) menunjukkan ketangguhan dengan realisasi mencapai USD 2,4 miliar. Secara makro, sektor ESDM tetap menjadi tulang punggung penerimaan negara dengan capaian PNBP sebesar Rp138,37 triliun (108,56% dari target), yang mencerminkan pengelolaan sumber daya energi yang efektif dan berkelanjutan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Persoalan HAM Harus Diseles...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.