Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemimpin Eropa Bujuk Trump Tak Caplok Greenland, Tegaskan NATO Jaga Kawasan Arktik

📅 Sabtu, 10 Jan 2026, 01:16 WIB | Oleh:
Pemimpin Eropa Bujuk Trump Tak Caplok Greenland, Tegaskan NATO Jaga Kawasan Arktik Doc: AFP

MOSKOW - Negara-negara Eropa meyakini penguatan kehadiran NATO di kawasan Arktik dapat meyakinkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa Washington tidak perlu “memiliki” Greenland demi alasan keamanan, demikian dilaporkan Politico pada Jumat mengutip sejumlah sumber.

Pada 3 Januari, Trump mengatakan kepada majalah The Atlantic bahwa Amerika Serikat “mutlak” membutuhkan Greenland, dengan alasan pulau tersebut “dikepung kapal Rusia dan China”.

Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen pun mendesak Trump agar menghentikan ancaman aneksasi terhadap Greenland, wilayah otonom yang berada dalam Kerajaan Denmark.

Dalam pertemuan tertutup para duta besar NATO di Brussel, Kamis, negara-negara anggota sepakat perlunya memperkuat postur aliansi di kawasan Arktik, kata tiga diplomat NATO kepada Politico.

Para diplomat itu menambahkan bahwa negara-negara Eropa memandang pencarian kompromi dengan Trump sebagai opsi pertama dan yang paling diinginkan.

Secara khusus, pertemuan tersebut membahas berbagai opsi, termasuk pemanfaatan kemampuan intelijen untuk meningkatkan pemantauan wilayah, peningkatan belanja pertahanan Arktik, pengerahan lebih banyak peralatan militer, serta penambahan latihan militer di kawasan sekitar.

Salah satu sumber menyebut pertemuan yang dihadiri 32 utusan aliansi itu berlangsung dalam suasana “produktif” dan “konstruktif”.

Trump berulang kali menyatakan Greenland seharusnya menjadi bagian dari Amerika Serikat, dengan menyoroti nilai strategis pulau tersebut bagi keamanan nasional dan pertahanan “dunia bebas” dari Tiongkok dan Russia.

Mantan Perdana Menteri Greenland Mute Egede menegaskan pulau itu tidak dijual.

Pada 4 Januari, Katie Miller, istri Wakil Kepala Staf Gedung Putih Stephen Miller, mengunggah gambar peta Greenland berwarna bendera Amerika Serikat di platform X dengan keterangan “SOON”.

Menanggapi unggahan itu, Duta Besar Denmark untuk AS Jesper Moller Sorensen mengatakan Kopenhagen mengharapkan penghormatan terhadap keutuhan wilayah kerajaan.

Perdana Menteri Greenland saat ini, Jens-Frederik Nielsen, menyebut gambar tersebut tidak sopan.

Pada Desember lalu, Trump menunjuk Gubernur Louisiana Jeff Landry sebagai utusan khusus untuk Greenland.

Landry kemudian menegaskan kembali tujuan Amerika Serikat untuk menjadikan pulau tersebut bagian dari wilayahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Luar Negeri
Rwanda Kebut Percepatan Per...
Nasional
Menteri UMKM Dorong Perluas...

Menteri Ekraf Dukung Pengembangan “Board Game”

19 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menteri Ekraf Dukung Pengem...
Olahraga
Duel Persija vs Persib Dija...
Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.