Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fenomena Sinkhole Muncul di Sawah, ESDM Kerahkan Tim Ahli Geologi

📅 Jumat, 09 Jan 2026, 22:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Fenomena Sinkhole Muncul di Sawah, ESDM Kerahkan Tim Ahli Geologi Doc: Antara/Fandi Yogari
Ket. Tim dari Badan Geologi Kementerian ESDM melakukan kajian cepat fenomena sinkhole di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Jumat (9/1/2026).

KOTA PADANG – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan tim ahli dari Badan Geologi Bandung untuk mengkaji fenomena tanah amblas (sinkhole) yang muncul di kawasan pertanian warga Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

Langkah ini mencerminkan upaya mitigasi dini terhadap potensi risiko geologi, mengingat sinkhole dapat berkaitan dengan kondisi bawah permukaan yang kompleks dan berpotensi meluas.

Kajian ilmiah diperlukan untuk mengidentifikasi penyebab, menilai tingkat kerawanan, serta menjadi dasar rekomendasi penanganan guna melindungi keselamatan warga dan keberlanjutan aktivitas pertanian.

"Agenda kami fokus pengambilan data dan pemeriksaan data terhadap fenomena sinkhole di sini," kata tim dari Badan Geologi, Kementerian ESDM Taufik Wirabuana di Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat (9/1).

Selama dua hari ke depan tim Badan Geologi akan fokus pada kajian cepat dan pemeriksaan untuk menjawab fenomena apa terjadi di daerah tersebut. Termasuk mengkaji tanah dan air, mengingat kondisi sinkhole di Kabupaten Limapuluh Kota akan berbeda dengan di Jawa.

Amblesan tanah terjadi secara misterius di kawasan pertanian milik warga di Jorong Tepi pada 4 Januari 2026. Diameter lubang tersebut mencapai sekitar 20 meter dengan kedalaman kurang lebih 15 meter.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh informasi yang tidak valid. Sebab, hingga kini cukup banyak warga yang mengambil air dari lubang sinkhole untuk obat.

"Jangan terpengaruh isu-isu yang tak berdasar. Contoh yang sederhana, ini misalnya bisa menyembuhkan penyakit. Selama belum ada bukti ilmiah, masyarakat jangan percaya," ujar dia.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota M Fajar Rillah Vesky menyambut baik respons dari Badan Geologi yang melakukan kajian cepat di kawasan sinkhole. Hal itu dibutuhkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat membahayakan warga.

"Kajian dari Badan Geologi tentu akan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam mengambil langkah antisipatif dan kebijakan solutif," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

23 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

46 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.