Defisit APBN Melebar, Reformasi Fiskal Mendesak
📅 Jumat, 09 Jan 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiSementara itu, Guru Besar ekonomi dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), sekaligus Ketua Asosiasi Dosen Akuntansi Sektor Publik, Dian Anita Nuswantara memperingatkan defisit APBN 2026 diproyeksikan kembali melebar dikarenakan lemahnya efektivitas tata kelola dan program pembangunan yang belum menyentuh akar persoalan struktural. “Selama tata kelola masih bersifat simbolik dan kebijakan berorientasi jangka pendek, defisit berpotensi terus berulang tanpa perbaikan kualitas fiskal yang mendasar,” ujarnya kepada Koran Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!