Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Danau Laputi, Telaga Lestari yang Dijaga Adat

📅 Jumat, 09 Jan 2026, 06:27 WIB | Oleh:

Di balik pesona air berwarna hijau toska yang tenang, masyarakat setempat meyakini keberadaan seekor belut yang dikenal dengan sebutan Belut Apu sebagai penghuni tetap danau tersebut. Belut legendaris ini tidak dianggap sebagai hewan air biasa, melainkan dipercaya sebagai representasi leluhur yang harus dihormati secara turun-temurun.

Nama “Apu” dalam bahasa masyarakat Sumba Timur berarti “nenek”, sebuah bentuk penghormatan tertinggi kepada leluhur. Pengetahuan mengenai makna ini penting bagi para pelancong agar dapat memahami nilai budaya dan spiritual yang melekat kuat pada Danau Laputi.

Terdapat aturan adat yang sangat ketat, yakni larangan keras untuk menangkap atau mengonsumsi belut yang hidup di Danau Laputi. Larangan ini bukan sekadar mitos, melainkan bentuk kearifan lokal untuk menjaga keseimbangan alam dan menghormati makhluk yang dianggap suci oleh masyarakat Desa Praing Kareha.

Menariknya, belut ini dikenal cukup jinak terhadap manusia. Dalam kondisi tertentu, pengunjung bahkan dapat memberi mereka makan dari tepi danau. Legenda yang terus dijaga ini membuat Danau Laputi tetap menjadi habitat aman bagi fauna khas daerah sekaligus identitas budaya masyarakat Sumba.

Air Terjun Laputi

Danau Laputi tidak terlepas dari keberadaan air terjun yang berada di dekatnya. Secara geografis, danau ini terletak tepat di bagian atas Air Terjun Laputi, menciptakan pemandangan alam yang dramatis dan menambah kesan magis kawasan tersebut.

Air terjun dengan ketinggian sekitar 20 meter ini masih sangat alami dan relatif belum tersentuh aktivitas wisata massal. Aliran airnya tidak terlalu lebar, namun jatuh dari tebing dengan latar hutan rimbun, bebatuan alami, dan udara sejuk. Pada musim hujan, debit air meningkat, sementara pada musim kemarau alirannya lebih tenang.

Bagi masyarakat setempat, air terjun ini bukan sekadar objek wisata alam, melainkan bagian dari lanskap sakral yang berkaitan erat dengan cerita adat dan legenda Danau Laputi. Kombinasi danau dan air terjun menjadikan Laputi sebagai bentang alam penting di Sumba Timur, baik dari sisi lingkungan maupun ­budaya. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

aku cantik
aku cantik
09 Jan 2026, 14:39 WIB.

Tempat ini seperti yg diramalkan Hard Gumay, tempat wisata dengan binatang aneh, air berwarna hijau tosca, dll

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Kemenpar: Indonesia Raih Peringkat Kedua Destinasi Ramah Muslim Dunia

Kemenpar: Indonesia Raih Peringkat Kedua Destinasi Ramah Muslim Dunia

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.