Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Warga Kaltim Waspadai Dampak Puncak Musim Hujan Januari

📅 Jumat, 09 Jan 2026, 10:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Warga Kaltim Waspadai Dampak Puncak Musim Hujan Januari Doc: BPBD PPU
Ket. Ilustrasi: Banjir di Bukit Subur, Sepaku, Penajam Paser Utara, Kaltim, pada April 2025 lalu.

BALIKPAPAN - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mengajak warga Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mewaspadai dampak puncak hujan sepanjang Januari ini, seperti banjir, tanah longsor, dan kemungkinan pohon tumbang karena hujan berpotensi disertai angin kencang.

"Berdasarkan analisis dan pemantauan data curah hujan, wilayah Kaltim masih berada dalam musim hujan. Bahkan pada Januari ini diprediksi menjadi puncak musim hujan ," ujar Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani di Balikpapan, Jumat (9/1).

Ia menyebut bahwa Kaltim memiliki topografi yang menarik, yakni dengan pesisir di sepanjang bagian timur Seperti Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Kutai Kartanegara, kemudian terdapat dataran tinggi di bagian barat seperti Kabupaten Mahakam Ulu, sehingga hal ini berdampak pada perbedaan suhu dan cuaca.

Di sisi lain, wilayah Kaltim juga dipengaruhi dengan arus air Sungai Mahakam, karena itu ia mengajak semua unsur mewaspadai hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai angin kencang secara tiba-tiba maupun kilat atau petir.

Sedangkan untuk wilayah perairan Kaltim, ia juga mengajak nelayan dan pihak terkait mewaspadai angin kencang yang dapat menambah tinggi gelombang.

Olin, sapaan akrabnya, melanjutkan bahwa sepanjang Januari ini masih berada dalam periode musim hujan, sehingga masyarakat di Kabupaten Mahakam Ulu, Kota Bontang, Balikpapan, Samarinda, Kabupaten Paser, Kutai Timur, Penajam Paser Utara, dan Kutai Kartanegara, mewaspadai banjir, tanah longsor, dan dampak lain akibat hujan.

Ia juga mengapresiasi sejumlah kabupaten/kota yang telah memasang rambu-rambu rawan banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang seperti di Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan lainnya, karena hal ini merupakan salah satu cara mengurangi risiko bencana.

"Dinamika cuaca dapat berganti secara tiba-tiba dan mempengaruhi aktivitas. Adanya topografi yang dimiliki oleh wilayah Kaltim, maka kami mohon memperhatikan info cuaca pada dini hingga pagi hari untuk wilayah pesisir, kemudian sore hingga malam hari di wilayah darat, ketika suhu udara terasa sangat terik pada siang hari, selalu ada potensi hujan pada waktu-waktu tersebut," kata Olin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

19 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

1.5 jam yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.