Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenkes Targetkan Jangkau 46 Persen Penduduk Indonesia pada CKG 2026

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 11:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkes Targetkan Jangkau 46 Persen Penduduk Indonesia pada CKG 2026 Doc: ANTARA
Ket. Petugas Kementerian Kesehatan mengukur tekanan darah warga dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Mulia, Gandaria Selatan, Jakarta, Kamis (6/11/2025).

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan optimisme untuk mencapai 46 persen cakupan Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 2026, menyusul evaluasi terkait Program CKG 2025 yang diikuti oleh 70,8 juta orang atau 24,9 persen dari populasi.

"Proporsi penerima pemeriksaan kesehatan gratis pada semua kelompok usia sebesar 46 persen dari total penduduk," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman di Jakarta, Selasa (6/1).

Aji menjelaskan capaian CKG pada tahun pertama merupakan capaian terbesar dalam sistem kesehatan Indonesia, karena untuk pertama kalinya pemerintah menyediakan program cek kesehatan yang dapat diikuti oleh seluruh masyarakat.

Pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program CKG 2025 bersama kementerian dan lembaga terkait, akademisi, dan mitra pembangunan. Hasil evaluasi, katanya, menunjukkan beberapa tantangan utama yang menyebabkan target belum tercapai.

Adapun sejumlah tantangan utamanya yakni minimnya pengetahuan masyarakat tentang program itu, komitmen pemerintah daerah yang bervariasi sehingga capaian daerah ada yang kurang dari 80 persen.

"Penyelenggaraan CKG masih berfokus pada pelayanan di puskesmas dan belum secara masif menjangkau masyarakat yang tidak berkunjung ke puskesmas," katanya.

Kemudian ketersediaan alat, bahan medis habis pakai, dan sumber daya manusia yang belum merata, sehingga tidak semua puskesmas dapat memberikan layanan secara komprehensif.

Selain itu dia juga menyoroti belum optimalnya sistem pencatatan dan pelaporan CKG belum terintegrasi secara optimal, sehingga memperlambat pelaporan capaian.

Oleh karena itu pihaknya akan melakukan sejumlah upaya agar pada 2026 target baru itu tercapai. Upaya-upaya itu yakni penyebarluasan informasi CKG secara masif dan efektif, perluasan pelayanan CKG di luar gedung, seperti puskesmas pembantu (pustu) dan posyandu.

Kemudian perluasan pelaksanaan CKG di fasilitas kesehatan tingkat pertama selain puskesmas, kementerian/lembaga, perkantoran/tempat kerja, serta komunitas, dan peningkatan pelaksanaan tata laksana hasil CKG.

Untuk target lebih rinci, katanya, sesuai dengan mandat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Strategis (Renstra) sebagai berikut:

  • Persentase kabupaten dan kota dengan cakupan pemeriksaan kesehatan gratis di atas 80 persen sebesar 60 persen.
  • Persentase bayi baru lahir penerima pemeriksaan kesehatan gratis sebesar 70 persen.
  • Persentase balita dan anak prasekolah penerima pemeriksaan kesehatan gratis sebesar 55 persen.
  • Persentase anak usia sekolah dan remaja penerima pemeriksaan kesehatan gratis sebesar 35 persen.
  • Persentase penduduk usia dewasa penerima pemeriksaan kesehatan gratis sebesar 45 persen.
  • Persentase penduduk lanjut usia penerima pemeriksaan kesehatan gratis sebesar 55 persen.

Aji mengatakan Kemenkes memfasilitasi pemanfaatan data hasil CKG sebagai basis perencanaan program kesehatan di seluruh tingkatan pelayanan.

Kebijakan-kebijakan itu, katanya, memfokuskan pelayanan promotif dan preventif berdasarkan faktor risiko yang ditemukan, peningkatan kapasitas tenaga medis dan tenaga kesehatan, pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana kesehatan, serta pelibatan sektor lain dalam CKG.

"Untuk memastikan keberlanjutan layanan, Kemenkes menyusun tata laksana CKG yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan, sehingga peserta JKN dapat memperoleh layanan lanjutan tanpa kendala finansial," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Proyek Strategis Diharapkan Majukan Papua Selatan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Proyek Strategis Diharapkan...

Bolaang Mongondow Diguncang Gempa 5,7 Magnitudo

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Bolaang Mongondow Diguncang...
Olahraga
Veda Ega Start  di Posisi K...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.