Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korea Utara Uji Coba Rudal Hipersonik, Kim Jong Un Singgung Aksi Militer AS di Venezuela

📅 Senin, 05 Jan 2026, 13:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korea Utara Uji Coba Rudal Hipersonik, Kim Jong Un Singgung Aksi Militer AS di Venezuela Doc: Ynhap/KCNA
Ket. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (tengah) mengawasi uji peluncuran rudal hipersonik di Pyongyang oleh sebuah subunit di bawah kelompok serang utama Tentara Rakyat Korea pada 4 Januari 2026, dalam foto Kantor Berita Pusat Korea

BEIJING - Korea Utara (Korut) pada Minggu (4/1) menguji coba rudal hipersonik yang menghantam sasaran sejauh 1.000 kilometer di lepas pantai timurnya, menurut laporan media resmi negara itu.

Pemimpin Korut Kim Jong Un memimpin langsung uji peluncuran rudal dari Pyongyang ke arah timur laut, sebut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada Senin.

"Merupakan tugas strategis yang sangat penting untuk mempertahankan dan memperluas daya tangkal nuklir yang kuat dan andal," kata Kim seperti dikutip KCNA.

Ia menambahkan uji coba itu menunjukkan kesiapan kekuatan nuklir "tanpa penyesalan dan memberikan kepercayaan diri" Korut.

Kementerian Pertahanan Jepang mengungkapkan sedikitnya dua rudal balistik diluncurkan dari pantai barat Korut pada Minggu sekitar pukul 07.54 dan 08.05 waktu setempat.

Kedua rudal itu mencapai ketinggian maksimum sekitar 50 kilometer (km) dan masing-masing terbang sejauh 900 km dan 950 km, menurut kementerian itu.

Rudal-rudal tersebut diduga jatuh di luar zona ekonomi eksklusif Jepang.

Kim juga meminta agar Korut "terus meningkatkan sarana militer, terutama sistem persenjataan ofensif."

Ia menambahkan bahwa upaya membuat "para pesaing terus-menerus dan berulang kali menyadari kesiapsiagaan sarana ofensif" Korut adalah "cara penting dan efektif untuk menerapkan daya tangkal perang."

Kim mengatakan aktivitas itu bertujuan untuk membuat "daya tangkal perang nuklir" Korut sangat maju, menurut laporan KCNA.

Secara tersirat, ia menggunakan peristiwa penggulingan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh militer Amerika Serikat sebagai pembenaran kenapa Korut harus memiliki senjata nuklir dan militer yang kuat.

"Mengapa hal itu [senjata nuklir] diperlukan, dicontohkan oleh krisis geopolitik baru-baru ini dan peristiwa internasional yang rumit," kata Kim.

Pada Minggu, Kementerian Luar Negeri Korut mengecam keras serangan AS terhadap Venezuela sebagai "bentuk pelanggaran kedaulatan yang paling serius" serta "pelanggaran sewenang-wenang" terhadap Piagam PBB dan hukum internasional.

Kementerian itu menyatakan serangan tersebut menegaskan "sifat liar dan brutal" Amerika Serikat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.