Tanah Aluvial dan Hujan Lebat Memicu Tanah Ambles di Blora
📅 Minggu, 04 Jan 2026, 23:19 WIB | Oleh: Tim PenulisDi Kecamatan Banjarejo, pergerakan tanah terjadi di Dukuh Sambiroto, Desa Buluroto pada Senin (22/12). Penurunan tanah mencapai sekitar 50 sentimeter dengan panjang rekahan sekitar 200 meter. Hingga kini, pergerakan tanah masih berlangsung dengan laju penurunan sekitar dua sentimeter per hari.
"Di lokasi tersebut, tiga rumah warga rusak sedang, masing-masing milik Sriyono, Janarto, dan Sayid, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp30 juta," ujarnya.
BPBD Kabupaten Blora mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat berdurasi lama, mengingat potensi pergerakan tanah dan longsor susulan masih cukup tinggi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!