Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Film Avengers: Doomsday Dihujat Kritikus, Dinilai Terlalu Absurd dan Kehilangan Arah

📅 Kamis, 01 Jan 2026, 20:45 WIB | Oleh:
Film Avengers: Doomsday Dihujat Kritikus, Dinilai Terlalu Absurd dan Kehilangan Arah Doc: IMDb
Ket. Poster film Avengers: Doomsday yang akan tayang Mei 2026

JAKARTA - Avengers: Doomsday, film terbaru dari semesta Marvel, langsung memicu perdebatan panas setelah resmi dirilis di bioskop global. Sejumlah kritikus film internasional menilai film ini gagal menjaga konsistensi cerita dan justru terjebak dalam permainan tonal yang membingungkan.

Sejak penayangan perdananya, Avengers: Doomsday ramai dibahas di berbagai media hiburan dan platform ulasan film. Sorotan utama mengarah pada percampuran unsur serius dan komedi yang dianggap tidak seimbang dan kerap saling bertabrakan.

Beberapa pengulas menyebut film ini terlihat ingin tampil gelap dan emosional, namun tiba-tiba mematahkan suasana dengan humor yang terasa dipaksakan. Akibatnya, momen-momen penting yang seharusnya kuat secara dramatis justru kehilangan daya pukulnya.

Salah satu kritikus menyebut pengalaman menonton film ini seperti naik roller coaster emosi tanpa rem. Penonton diajak serius dalam satu adegan, lalu dipaksa tertawa di momen yang seharusnya penuh ketegangan.

"Ada bagian di mana saya benar-benar bingung harus bereaksi bagaimana," tulis seorang pengulas dalam ulasannya. 

Menurutnya, Avengers: Doomsday tidak tegas menentukan identitasnya sebagai tontonan epik atau komedi ringan.

Kritik tersebut turut menyeret penampilan Chris Hemsworth sebagai Thor. Meski aktingnya dinilai tetap solid, banyak pihak menilai karakter God of Thunder itu tidak mendapat ruang yang cukup untuk berkembang secara emosional.

Naskah film disebut terlalu sibuk menyelipkan lelucon, sehingga sisi kepemimpinan dan konflik batin Thor sebagai anggota Avengers kurang tergali. Padahal, karakter ini selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu figur paling kompleks di Marvel Cinematic Universe.

Sejumlah pengulas bahkan menilai Avengers: Doomsday seperti ragu memilih jalur cerita. Film ini ingin terasa heroik dan megah, tetapi sering kali membatalkan ketegangan dengan humor yang muncul di waktu kurang tepat.

Kondisi tersebut membuat alur cerita terasa patah-patah dan tidak mengalir mulus. Beberapa adegan emosional kehilangan makna karena atmosfernya cepat berubah menjadi ringan dan bercanda.

Meski begitu, Avengers: Doomsday tidak sepenuhnya tenggelam dalam kritik negatif. Banyak ulasan tetap memberi pujian pada skala produksi yang besar dan visual yang memanjakan mata.

Adegan laga, efek visual, serta koreografi pertarungan dinilai masih berada di level blockbuster Marvel pada umumnya. Penonton tetap disuguhi aksi masif dan spektakel yang menjadi ciri khas waralaba Avengers.

Namun, bagi sebagian kritikus, keunggulan visual tersebut tidak cukup menutupi kelemahan cerita. Ekspektasi tinggi terhadap film Avengers membuat kekurangan tonal ini terasa jauh lebih menonjol.

Beberapa penonton berharap Avengers: Doomsday bisa menggali perjalanan emosional para karakter utamanya secara lebih dalam. Konflik internal dan dinamika tim dinilai lebih menarik dibandingkan deretan lelucon instan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.