Pemkab Mimika-Pertamina Hadirkan SPBU di Wilayah Pesisir Kokonao
📅 Selasa, 30 Des 2025, 08:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika menggandeng PT Pertamina (Persero) menghadirkan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah pesisir Kokonao, Ibu Kota Distrik Mimika Barat, untuk melayani kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) warga.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, di Timika, Papua Tengah, Selasa(30/12), mengatakan kehadiran SPBU Kompak 86.999.04 di Kampung Atapo, Mimika Barat, merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempermudah masyarakat wilayah pesisir yang selama ini kesulitan mendapatkan BBM.
"Sekarang ini masyarakat di wilayah pesisir bagian barat Mimika tidak lagi harus pergi beli BBM ke Timika. Orang dari Mimika Barat, Mimika Tengah bisa langsung datang membeli BBM di Kokonao," kata John.
Fasilitas SPBU Kompak 86.999.04 Kokonao diresmikan Bupati Mimika Johannes Rettob bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong pada Senin (29/12/2025), yang ditandai dengan pengoperasian perdana sekaligus peninjauan langsung sarana dan prasarana SPBU.
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika Nitha Bala menyebut pembangunan SPBU tersebut merupakan kerja sama antara Pemkab Mimika dan Pertamina serta pihak pengelola setempat dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kelayakan operasional sesuai dengan ketentuan berlaku.
Sebaiknya Anda baca juga:
SPBU Kokonao dibangun secara bertahap sejak 1 Juni 2023 dan baru rampung pada April 2025
Pemkab Mimika juga berencana membangun beberapa SPBU di beberapa titik, seperti di Distrik Iwaka.
Sales Branch Manager Rayon II Papua Tengah Pertamina Junaedi Kala mengatakan SPBU Kompak Kokonao menjadi akses resmi BBM bagi masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.
Sebaiknya Anda baca juga:
SPBU Kokonao dilengkapi dua tanki upper ground berkapasitas masing-masing 5.000 liter dengan jenis BBM Pertamax dan Dexlite. Pasokan BBM subsidi direncanakan segera menyusul pada Januari 2026.
"Kami akan droping Pertalite dan Bio Solar ketika sudah ditetapkan oleh BPH Migas di bulan Januari nanti agar masyarakat Kokonao bisa merasakan BBM satu harga seluruh Indonesia yaitu Pertalite Rp10.000 per liter dan Bio Solar Rp6.800 per liter," kata Junaedi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!