Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerataan Penyebaran Dokter Kandungan di Wilayah Sumsel

📅 Selasa, 30 Des 2025, 22:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerataan Penyebaran Dokter Kandungan di Wilayah Sumsel Doc: Antara

Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berupaya melakukan pemerataan penyebaran dokter spesialis kandungan atau obstetri dan ginekologi (obgin) untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak.

"Berdasarkan data, sebaran dokter obgin di provinsi ini belum merata, sehingga berdampak pada kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di sejumlah daerah," kata Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang, di Palembang, Selasa.

Menurut dia, melihat kondisi tersebut, pemerataan dokter spesialis kandungan di provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu, menjadi perhatian serius pihaknya.

"Untuk melakukan pemerataan dokter kandungan di provinsi ini, kami berkoordinasi dengan Pengurus Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI)," ujarnya.

Dia menjelaskan, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah ketimpangan distribusi tenaga dokter antarawilayah perkotaan dan daerah terpencil.

Ketimpangan distribusi tenaga dokter tersebut seharusnya tidak terjadi karena dari sisi infrastruktur, konektivitas antarwilayah di Sumsel sudah cukup baik.

“Kota Palembang kini menjadi sumbu dari semua penjuru kabupaten dan kota di Sumsel. Ini seharusnya menjadi peluang untuk pemerataan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Wilayah Sumsel yang cukup luas, membuat kebutuhan dokter obgin menjadi sangat tinggi.

Rata-rata luas kabupaten/kota yang mencapai sekitar 2.000 kilometer persegi menuntut adanya distribusi tenaga medis yang lebih proporsional.

Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk organisasi profesi, untuk bersama-sama mendorong pemerataan dokter obgin.

"Kami siap mendukung dan memfasilitasi dengan menyediakan sarana dan prasarana yang memadai," kata Wagub Cik Ujang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Untuk Kemajuan Rakyat, Riset Unika Atma Jaya Akan Diperkuat

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Untuk Kemajuan Rakyat, Rise...
Olahraga
Timnas Indonesia vs Oman: M...

Jonatan Christie Tembus Babak 8 Besar

26 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Jonatan Christie Tembus Bab...
Daerah
Pemprov Sulbar Bidik Stunti...

Putri KW Sukses Menembus Babak 8 Besar

26 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Putri KW Sukses Menembus Ba...

Sabar/Reza Amankan Tiket Babak 8 Besar

26 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Sabar/Reza Amankan Tiket Ba...
Ekonomi
Rupiah Sentuh Level Terenda...

Jakarta Fair Akan Berlangsung Lebih Lama

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Fair Akan Berlangsu...

Jakarta Model Percontohan Pelayanan Terpadu

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.