Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Para Penjaga Pantai Selatan, Tatapan Mata Tajam Jaga Keselamatan Wisatawan

📅 Selasa, 30 Des 2025, 18:28 WIB | Oleh:

Meski cuaca kala itu bersahabat, ombak tiba-tiba datang setinggi rumah dan memutar mereka di jalur arus yang keluar menuju tengah laut.

Selama hampir satu jam, Andi dan rekan-rekan terjebak di aliran kuat itu sebelum bantuan papan selancar dan tali datang membantu keluar dari pusaran arus.

Dalam keseharian, Andi menyadari bahwa siaga di pantai bukan hanya soal menolong, tetapi juga menunggu situasi yang tidak pernah bisa diprediksi.

Di bawah komandonya, sebanyak 69 personel SRI Wilayah III bergantian menempati pos dan empat shelter di sepanjang Parangtritis hingga Pantai Depok.

Empat titik shelter itu ditempatkan menghadap kawasan palung yang rawan kecelakaan. Di tempat itulah mata-mata tajam itu bekerja.

Tiga shift disusun untuk pembagian tugas. Namun, pada praktiknya, jadwal tidak selalu monoton bahkan kadang tak berarti, apalagi saat momen ramai wisatawan.

Ketika ada kabar kecelakaan atau laporan orang hilang, seluruh personel dipanggil tanpa memandang jam dan posisi. Tak jarang ia menyetop waktu istirahat, bahkan saat bersantai bersama keluaga.

Andi memilih menjadi relawan bukan soal kebanggan atau gaji, melainkan dorongan untuk menolong, terinspirasi sosok pamannya yang juga pernah bertugas sebagai relawan SAR di pantai itu.

Siaga di Pantai Selatan

Di momen libur Natal dan tahun baru seperti saat ini, bagi para relawan tantangan terbesar bukan sekadar soal ombak yang berubah-ubah, tetapi juga perilaku para pengunjung.

Sebagian wisatawan masih "ngeyel" atau bersikeras turun mandi di pantai kendati sudah diingatkan berkali-kali oleh relawan di garis ombak.

Ada yang berpegang pada keyakinan "saya bisa renang", padahal medan Parangtritis berbeda. Kawasan pantai itu memiliki palung atau cekungan di dasar laut yang dapat mengakibatkan pusaran air atau arus balik (rip current).

Di titik itu sudah ada papan larangan atau garis batas aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

35 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.