Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Blora Perkuat Program MBG Lewat Petani Melon Hidroponik

📅 Senin, 29 Des 2025, 17:42 WIB | Oleh:
Pemkab Blora Perkuat Program MBG Lewat Petani Melon Hidroponik Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Bupati Blora Sri Setyorini mencicipi melon hasil budidaya secara hidroponik di sebuah green house di Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (27/12).

Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mendorong petani lokal pembudidaya melon hidroponik untuk masuk dalam rantai pasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari dukungan kepada Program Makan Bergizi Gratis.

Wakil Bupati Blora Sri Setyorini di Blora, Minggu, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen menghubungkan pemasaran buah lokal dengan kebutuhan SPPG agar produk pertanian setempat memiliki kepastian pasar sekaligus mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

"Nanti pemasarannya bisa kita hubungkan dengan SPPG. Kita dorong buah lokal seperti melon ini menjadi bagian dari Program Makan Bergizi Gratis," ujar Sri Setyorini yang juga Ketua Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Blora menanggapi keberhasilan petani melon hidroponik asal Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora.

Komitmen tersebut disampaikan, setelah dirinya mengunjungi open greenhouse TnjFarm sekaligus mengikuti panen melon hidroponik bersama warga setempat pada Sabtu (27/12).

Dalam kunjungan tersebut, Sri Setyorini yang akrab disapa Budhe Rini mengapresiasi kualitas melon hidroponik yang dihasilkan petani lokal.

"Kualitasnya sangat bagus. Ini tidak boleh berhenti di sini. Harus terus dikembangkan dan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pangan bergizi masyarakat," ujarnya.

Menurut dia, pemanfaatan produk hortikultura lokal tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi anak-anak dan masyarakat, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Petani muda Dzaki Al Rozak menjadi sosok di balik keberhasilan budidaya melon hidroponik yang dikembangkan di green house bernama TnJ Farm miliknya.

Dzaki mengungkapkan dengan sistem hidroponik, lahan terbatas seluas 15 x 14 meter dapat dimanfaatkan untuk menanam hingga 600 pohon melon dalam satu siklus tanam.

Di lahan tersebut, Dzaki membudidayakan dua varietas unggul, yakni melon Sweet Lavender dan The Blues. Seluruh proses penanaman dilakukan menggunakan sistem hidroponik di dalam greenhouse sehingga pertumbuhan tanaman dapat dikontrol secara optimal.

Waktu panen pun relatif singkat, yakni sekitar 2,5 hingga 3 bulan setelah tanam, dengan berat rata-rata buah mencapai 1,5 kilogram per buah dan kualitas yang seragam.

"Melalui sistem hidroponik, kualitas buah lebih terjaga, penggunaan air lebih efisien, serta tanaman lebih terlindungi dari cuaca ekstrem maupun serangan hama," ujarnya.

Selain itu, pengaturan nutrisi, kelembaban dan pencahayaan dapat dilakukan secara presisi sehingga produktivitas tanaman lebih maksimal.

Dzaki menambahkan budidaya melon hidroponik tersebut telah berjalan selama satu tahun dengan modal awal berkisar Rp50–60 juta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.