Film The Last Photograph, Karya Zack Snyder yang Jauh dari Superhero dan Fantasi
📅 Senin, 29 Des 2025, 20:00 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohSnyder menyebut ingin membuat film ini dengan cara yang sangat personal. Ia ingin memegang kamera sendiri dan menciptakan pengalaman sinema yang lebih dekat dengan penonton.
Dalam wawancaranya dengan Deadline, Snyder menyebut The Last Photograph sebagai meditasi tentang hidup dan mati. Ia juga mengaku film ini terinspirasi dari cobaan hidup yang pernah ia alami.
Langkah ini terasa kontras dengan proyek-proyek terakhirnya. Rebel Moon tidak mendapatkan dukungan penuh dari basis penggemar setianya.
Respons terhadap Army of the Dead juga cenderung biasa saja meski tetap dianggap menghibur. Kondisi tersebut membuat keputusan Snyder beralih ke drama terasa cukup berani.
Sebaiknya Anda baca juga:
The Last Photograph juga menjauhkan Snyder dari film-film DC yang masih sangat dicintai penggemarnya. Film ini sepenuhnya berdiri di luar dunia superhero.
Proses syuting The Last Photograph telah rampung pada November 2025. Snyder kembali menggandeng Hans Zimmer untuk menggarap musik film ini.
Zimmer sebelumnya bekerja sama dengan Snyder di Man of Steel dan Batman v Superman: Dawn of Justice. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat emosi dalam film yang lebih intim dan reflektif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan pendekatan baru ini, The Last Photograph berpotensi menjadi titik balik penting dalam karier Zack Snyder. Film ini bukan tentang ledakan besar, melainkan tentang kehilangan, pencarian, dan makna hidup.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!