Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seperti Jakarta, Sejumlah Daerah Rayakan Malam Tahun Baru 2026 Tanpa Pesta Kembang Api

📅 Minggu, 28 Des 2025, 12:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Seperti Jakarta, Sejumlah Daerah Rayakan Malam Tahun Baru 2026 Tanpa Pesta Kembang Api Doc: ANTARA
Ket. Pesta Kembang Api pada perayaan Tahun Baru 2025 di kawasan Monas, Jakarta Utara, Rabu (1/1/2025)

DENPASAR - Daerah-daerah mengikuti langkah Jakarta yang lebih dulu memutuskan tidak menggelar pesta kembang api dalam perayaan pergantian tahun 2025 ke 2026.

Sejumlah pemerintah daerah memilih perayaan Tahun Baru yang lebih sederhana dan khidmat sebagai bentuk empati terhadap korban bencana di berbagai wilayah.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya memutuskan tidak menggelar pesta kembang api dan mengurangi jumlah panggung hiburan. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan perayaan Tahun Baru di Jakarta tidak perlu diramaikan dengan kembang api dan sebaiknya dilakukan dengan konsep sederhana serta penuh empati terhadap korban bencana banjir bandang di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Gubernur menginginkan perayaan menggunakan media lain seperti atraksi drone serta menyediakan ruang khusus bagi masyarakat untuk berdoa dan kontemplasi, bukan pesta yang berlebihan. Larangan pesta kembang api tersebut berlaku menyeluruh, baik untuk kegiatan yang diselenggarakan pemerintah daerah maupun pihak swasta.

Dari Jabar hingga Denpasar 

Pemerintah Kota Denpasar memutuskan tidak menggelar konser musik dan pesta kembang api sebagai bentuk empati terhadap kondisi nasional yang sedang dilanda bencana. 

Sebagai gantinya, Denpasar akan menggelar pementasan seni budaya di kawasan Catur Muka dan selatan Lapangan Puputan Badung dengan tema Melepas Matahari.

“Tidak seperti tahun lalu, kali ini tidak ada musik dan kembang api. Esensinya tetap pada pembinaan dan pelestarian seni budaya,” ucap Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan Kota Denpasar I Wayan Arta, dikutip Kumparan, Selasa (24/12).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan menyelenggarakan pesta kembang api atau perayaan Tahun Baru berskala besar. 

Kegiatan resmi kemungkinan diganti dengan doa bersama oleh aparatur sipil negara di Gedung Sate, Bandung. Masyarakat diminta mengisi malam Tahun Baru dengan kegiatan positif bersama keluarga.

“Pemprov tidak ada, kita hanya memonitor di masyarakat agar tahun barunya berjalan efektif dan teman-teman ASN di Gedung Sate ada nanti berdoa bersama,” tutur gubernur yang akrab disapa KDM itu kepada Antara di Bandung.

KDM juga mengimbau masyarakat merayakan pergantian tahun secara khidmat dan tidak melakukan euforia berlebihan, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Semua orang harus hati-hati dan rayakan tahun baru sebagai bahan evaluasi agar tahun depan jauh lebih baik,” tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.