Asam Urat Jadi Momok Menakutkan, Mengapa Makin Banyak Orang yang Mengidapnya?
📅 Minggu, 28 Des 2025, 10:40 WIB | Oleh: Tim PenulisBeberapa populasi, seperti orang-orang keturunan Polinesia atau Hmong, memiliki risiko lebih tinggi. Selain obesitas, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung juga merupakan faktor risiko, yang semuanya mempengaruhi bagaimana tubuh mengontrol kadar asam urat.
Cara Tepat Mengobatinya
Serangan asam urat Tunggal biasanya diobati oleh dokter perawatan primer dengan obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas atau kolkisin, obat antiinflamasi.
Untuk orang yang mengalami dua atau lebih serangan per tahun atau yang telah mengalami benjolan, yang disebut tofi, American College of Rheumatology menyarankan pengobatan penurun kadar asam urat. Mereka juga merekomendasikan pengobatan untuk orang dengan penyakit ginjal kronis atau riwayat batu kandung kemih.
Sebaiknya Anda baca juga:
Allopurinol adalah obat lini pertama untuk menurunkan kadar asam urat pada penderita asam urat.
Menemukan dosis yang tepat membutuhkan waktu. Allopurinol harus dimulai dengan dosis rendah dan kemudian secara bertahap ditingkatkan selama beberapa minggu untuk menghindari kerusakan ginjal.
Diet
Sebaiknya Anda baca juga:
Hyon Choi, direktur Pusat Asam Urat dan Artritis Kristal di Fakultas Kedokteran Harvard, mengatakan bahwa diet rendah purin sebaiknya hanya diikuti dalam jangka pendek oleh orang yang baru memulai pengobatan atau yang kesulitan mengendalikan kadar asam urat mereka.
Menghindari purin dalam jangka Panjang seringkali berarti mengonsumsi lebih banyak karbohidrat dan lemak, yang berpotensi memperburuk kesehatan metabolisme, katanya. Misalnya, diet tinggi sirup jagung fruktosa tinggi dapat meningkatkan kadar urat dalam darah. Dan sayuran kaya purin tampaknya tidak meningkatkan risiko seseorang terkena asam urat.
Ia mendorong penderita asam urat untuk fokus pada penurunan berat badan dan menerapkan diet seperti dietDASH atau diet Mediterania, yang terbukti dapat menurunkan tekanan darah.
Dr. Choi mengatakan orang yang mengonsumsi Ozempic dan obat penurun berat badan GLP-1 lainnya mungkin lebih mampu mengontrol kadar asam urat mereka, tetapi para ahli baru mulai mempelajari hal ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!