Gubernur Aceh Kembali Perpanjang Tanggap Darurat Bencana Banjir-Longsor
📅 Jumat, 26 Des 2025, 11:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
Banda aceh - Pemerintah provinsi Aceh mengumumkan perpanjangan kedua periode tanggap darurat, dengan menambahkan dua minggu lagi mengingat dampak berkelanjutan dari banjir dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November lalu.
“Gubernur Aceh Muzakir Manaf telah mengumumkan perpanjangan kedua selama 14 hari untuk respons darurat terhadap bencana hidrometeorologi, berlaku mulai 26 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026,” kata juru bicara pemerintah Muhammad MTA pada hari Kamis (25/12).
Berbicara di Banda Aceh, Muhammad menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah pertemuan para pemimpin provinsi dan berdasarkan penilaian cepat dari pos komando penanggulangan bencana.
Perpanjangan tersebut juga dilakukan setelah pertemuan koordinasi virtual dengan perwakilan dari kota dan distrik yang terdampak, serta evaluasi yang melibatkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Gubernur Manaf telah menginstruksikan semua lembaga dan pemangku kepentingan di tingkat provinsi untuk mempercepat pengiriman bantuan logistik kepada korban bencana, termasuk mereka yang masih terjebak di daerah yang sulit dijangkau.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kita harus menangani, melayani, dan melindungi para korban sambil memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi sesuai dengan standar hak asasi manusia,” tegas Muhammad.
Ia menekankan tanggung jawab pemerintah untuk menjamin akses terhadap layanan medis berkualitas dengan memaksimalkan operasional rumah sakit dan pusat kesehatan serta mendirikan pos kesehatan darurat di seluruh wilayah yang terdampak.
“Sangat penting untuk mempersiapkan rekonstruksi infrastruktur,” tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gubernur juga mengarahkan berbagai lembaga untuk memprioritaskan kebutuhan anak-anak yang terdampak bencana, termasuk penyediaan perlengkapan sekolah untuk memastikan kegiatan pengajaran dan pembelajaran dapat terus berlanjut meskipun dalam keadaan darurat.
“Pemerintah Aceh terus melanjutkan upaya pemulihan di bawah pengawasan pemerintah pusat,” pungkas Muhammad.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!