Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DJP Wilayah Nusa Tenggara: Realisasi Penerimaan Pajak di NTT Capai Rp2,005 Triliun Per November

📅 Kamis, 25 Des 2025, 07:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
DJP Wilayah Nusa Tenggara: Realisasi Penerimaan Pajak di NTT Capai Rp2,005 Triliun Per November Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kupang, Nusa Tenggara Timur.

KUPANG – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Wilayah Nusa Tenggara mencatat realisasi penerimaan pajak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga November 2025 mencapai Rp2,005 triliun atau 61,8 persen dari target tahun  ini sebesar Rp3,244 triliun.

Kepala Bidang Data dan Potensi Perpajakan Kanwil DJP Nusa Tenggara, Heru Budi Kusumo, dalam keterangannya yang dikutip di Kupang, NTT, Rabu(24/12), menyebutkan penerimaan terbesar berasal dari dua jenis pajak utama, yaitu pajak penghasilan (PPh) sebesar Rp1,006 triliun serta pajak pertambahan nilai dan pajak penjualan atas barang mewah (PPN dan PPnBM) sebesar Rp623,98 miliar.

"Dominasi kedua jenis pajak ini mencerminkan peran penting sektor-sektor strategis dalam mendukung perekonomian sekaligus menjadi sumber utama penerimaan negara di wilayah NTT," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data penerimaan pajak sampai dengan November 2025, tiga jenis pajak dengan kontribusi terbesar di NTT adalah PPN dalam negeri (31,9 persen), diikuti PPh 21 (20,75 persen), dan PPh badan (16,12 persen).

Meskipun PPN dalam negeri menjadi penyumbang terbesar, capaian kumulatif masih relatif rendah di angka 35 persen.

Sebaliknya, PPh orang pribadi (OP) mencatat capaian tertinggi terhadap target yaitu 170,1 persen, diikuti PPh badan sebesar 110,3 persen.

Dari sisi sektor usaha, terdapat tiga sektor dengan kontribusi terbesar, yaitu administrasi pemerintah (48,55 persen), diikuti perdagangan (18,98 persen), dan jasa keuangan (12,86 persen).

"Ketiga sektor utama ini berkontribusi sebesar 80,4 persen dari total penerimaan pajak di NTT," kata Heru.

Lebih lanjut, ia menyampaikan kinerja penyampaian surat pemberitahuan (SPT) tahunan PPh sampai dengan November 2025 telah memenuhi target sebesar 113,68 persen atau berjumlah 195.756 SPT yang masuk.

"Kinerja capaian SPT tahunan ini tumbuh positif sebesar 8,46 persen jika dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya (y-on-y)," tambah Heru.

Pihaknya memastikan untuk terus bersinergi dalam meningkatkan penerimaan pajak guna mendukung APBN serta menjamin segala pelayanan kepada wajib pajak tidak dipungut biaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.