Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengendalian Senjata Nuklir Global Terancam pada 2026

📅 Selasa, 23 Des 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pengendalian Senjata Nuklir Global Terancam pada 2026 Doc: istimewa
Ket. Krisis Nuklir

Paris– Kerangka hukum global yang rapuh untuk pengendalian senjata nuklir diperkirakan akan menghadapi kemunduran lebih lanjut pada 2026, sehingga mengikis pagar pengaman yang selama ini mencegah terjadinya krisis nuklir.

Dikutip dari AFP pada Senin (22/12), paruh pertama tahun tersebut akan diwarnai dua peristiwa penting. Pertama, perjanjian bilateral Amerika Serikat (AS)–Russia, New START, akan berakhir pada 5 Februari. Kedua, pada April, New York akan menjadi tuan rumah Konferensi Peninjauan (Review Conference/RevCon) Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT), yang merupakan pilar utama kerangka keamanan nuklir global.

RevCon yang digelar setiap empat hingga lima tahun bertujuan menjaga keberlangsungan NPT. Namun, dalam dua penyelenggaraan terakhir, 191 negara penandatangan gagal mencapai kesepakatan mengenai dokumen akhir, dan para pakar memperkirakan hasil serupa akan kembali terjadi pada April mendatang.

“Saya pikir ini akan menjadi RevCon yang sulit,” kata Alexandra Bell, kepala lembaga nirlaba keamanan global berbasis di Amerika Serikat, Bulletin of the Atomic Scientists, dalam konferensi daring yang diselenggarakan PBB pada awal Desember.

“Dilihat dari kondisi saat ini dan prospek jangka pendek arsitektur pengendalian senjata nuklir, situasinya suram,” tambahnya.

Anton Khlopkov, direktur lembaga pemikir Russia Center for Energy and Security Studies (CENESS), menyampaikan pandangan yang lebih keras dalam forum yang sama. Ia mengatakan bahwa “kita berada di titik hampir sepenuhnya terurainya arsitektur pengendalian senjata”.

“Kita harus realistis dalam situasi saat ini. Paling tidak, menurut saya, kita harus berupaya mempertahankan apa yang masih ada,” ujarnya.

Ketegangan Politik

Sebaiknya Anda baca juga:

Mulai dari serangan AS terhadap situs nuklir Iran, uji coba Russia atas rudal jelajah bertenaga nuklir terbaru Burevestnik, hingga pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai kemungkinan melanjutkan kembali uji coba nuklir, lanskap nuklir internasional semakin menggelap sepanjang 2025.

Pada saat yang sama, “arsitektur pengendalian senjata sedang runtuh,” kata Emmanuelle Maitre dari Foundation for Strategic Research (FRS) Prancis kepada AFP.

Salah satu tantangan utama terkait dengan perubahan dalam hubungan global. Selama beberapa dekade, pengendalian senjata nuklir dibangun di sekitar poros Moskow–Washington. Namun, meningkatnya kekuatan Tiongkok dan kemajuan teknologi yang pesat telah mengubah arena internasional, yang pada saat bersamaan juga semakin tegang.

“Keterkaitan yang semakin erat antara kekuatan nuklir dan konvensional, serta munculnya teknologi disruptif seperti sistem pertahanan Golden Dome AS dan senjata hipersonik baru, telah mengubah konsep penangkalan nuklir tradisional menjadi konsep multidomain, terutama dalam dunia multipolar,” ujar Hua Han dari Universitas Peking.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Peluang Melemah Terbuka, 18 Juni 2026

42 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Peluang Melemah Terbuka, 18...

Suasana Persembahyangan Hari Raya Galungan

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Suasana Persembahyangan Har...
Daerah
Upaya Penanganan Korban Ter...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
Harry Kane Pimpin Inggris Hancurkan Kroasia 4-2 di Laga Grup L Piala Dunia

Harry Kane Pimpin Inggris Hancurkan Kroasia 4-2 di Laga Grup L Piala Dunia

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.