Misi Sulit Palace di Kandang Arsenal
📅 Selasa, 23 Des 2025, 02:05 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP/HENRY NICHOLLS
LONDON - Tiket babak empat besar Piala Liga Inggris (EFL Cup) musim 2025–2026 akan ditentukan di Stadion Emirates, Rabu (24/12) dini hari WIB, saat Arsenal menjamu rival sekota, Crystal Palace, dalam laga perempat final terakhir.
Arsenal melangkah ke fase ini setelah menyingkirkan Port Vale dan Brighton & Hove Albion. Crystal Palace juga datang dengan kepercayaan diri usai menundukkan Millwall dan secara mengejutkan menyingkirkan Liverpool, tim tersukses dalam sejarah kompetisi ini.
Namun, dibalik capaian tersebut, kondisi kedua tim menghadirkan cerita yang kontras.
Piala Liga bukanlah kompetisi yang sarat kenangan manis bagi Arsenal. Sepanjang sejarah, The Gunners baru dua kali mengangkat trofi ini pada tahun 1987 dan 1993. Bahkan, tidak satupun pemain skuad utama Arsenal saat ini yang sudah lahir saat gelar terakhir diraih. Kendati demikian, konsistensi mereka dalam beberapa musim terakhir membuat peluang kembali terbuka.
Dominasi Manchester City dan Liverpool selama satu dekade terakhir di ajang ini ditopang kedalaman skuad. Arsenal kini berada di jalur serupa setelah belanja besar di bursa transfer musim panas, meski badai cedera masih membayangi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tim asuhan Mikel Arteta tercatat mencapai perempat final EFL Cup untuk keempat kalinya dalam enam musim terakhir, serta memenangi dua laga perempat final terakhir mereka, walau selalu terhenti di semifinal.
Di tengah persaingan ketat Liga Inggris, Arsenal sejenak mengalihkan fokus ke kompetisi piala. Kemenangan 1-0 atas Everton akhir pekan lalu menjadi suntikan moral besar, sekaligus memastikan mereka menutup Hari Natal di puncak klasemen. Hasil tersebut memperpanjang catatan positif Arsenal menjadi tiga kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Performa kandang Arsenal musim ini juga mencolok. Dari 12 laga di Emirates, 11 berakhir dengan kemenangan, termasuk sembilan pertandingan terakhir yang disapu bersih. Salah satu kemenangan itu diraih atas Crystal Palace pada bulan Oktober lalu dalam laga yang ditentukan oleh mantan pujaan suporter di Selhurst Park, Eberechi Eze.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan tim asuhannya tidak akan menganggap remeh laga ini. “Ini pertandingan piala, dan di fase seperti ini tidak ada ruang untuk lengah. Kami ingin melangkah sejauh mungkin dan Wembley tentu menjadi target, tetapi Palace adalah tim yang sangat berbahaya,” ujar Arteta.
Crystal Palace, di sisi lain, datang ke Emirates dengan beban performa yang kurang stabil. Meski sempat tampil impresif dengan menghajar Liverpool 3-0 menggunakan komposisi hampir penuh, The Eagles kini tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhir di semua ajang.
Kekalahan telak 1-4 dari Leeds United pada akhir pekan membuat Palace kebobolan sembilan gol dalam tiga pertandingan terakhir.
Jadwal Padat
Padatnya jadwal domestik dan Eropa mulai terasa dampaknya bagi skuad asuhan Oliver Glasner. Sejumlah pemain inti harus menepi akibat cedera, sementara kondisi Jean-Philippe Mateta masih dipantau ketat. Glasner mengakui situasi tersebut, namun tetap menaruh keyakinan pada mental timnya.
“Kami tahu tantangannya sangat besar, apalagi bermain di kandang Arsenal yang sedang dalam performa terbaik. Tetapi ini laga piala, satu pertandingan, dan kami harus berani mengambil risiko. Jika kami bermain disiplin dan efektif, peluang itu tetap ada,” ujar Glasner.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!