Destinasi Libur Nataru: Kebun Raya Mangrove Surabaya Catat 86 Ribu Pengunjung Tahun Ini
📅 Selasa, 23 Des 2025, 14:32 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SIa juga menegaskan seluruh aktivitas di kawasan KRM dijalankan berdasarkan prinsip kebun raya dan standar konservasi. Oleh karenanya, informasi yang menyamakan KRM Wonorejo dengan wisata mangrove komersial perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
"Kebun Raya Mangrove Wonorejo memiliki mandat khusus sebagai kebun raya, dengan fokus utama pada konservasi ex situ dan in situ, penelitian ilmiah, pendidikan lingkungan, serta pengembangan koleksi tanaman mangrove yang terdokumentasi secara ilmiah," terangnya.
Ke depan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui UPT Kebun Raya Mangrove akan melanjutkan pengembangan kawasan secara bertahap dengan prioritas di Gunung Anyar dan Medokan Ayu, tanpa menghentikan penguatan fungsi di Wonorejo. "Jadi pengembangan Kebun Raya Mangrove Wonorejo tetap berjalan dan tidak dihentikan," ujar Antiek.
Tak hanya itu, Antiek juga memastikan pengaktifan kembali UMKM di KRM Wonorejo akan dilakukan secara bertahap seiring peningkatan kunjungan dan kesiapan layanan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen UPT Kebun Raya Mangrove dalam memastikan seluruh kawasan kebun raya berkembang secara berimbang, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekologis, sosial, serta ekonomi bagi masyarakat," pungkas Antiek.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!