Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wagub Rano Instruksikan Jajaran Rampungkan Penyusunan DTSEN Tahun Ini

📅 Jumat, 19 Des 2025, 14:47 WIB | Oleh:
Wagub Rano Instruksikan Jajaran Rampungkan Penyusunan DTSEN Tahun Ini Doc: ANTARA/Ika Maryani
Ket. Seorang anak mengamati kereta yang melintas di Kampung Tongkol, Jakarta, Selasa (4/11). Pemprov DKI Jakarta menyiapkan anggaran Rp325 miliar untuk menata kawasan RW kumuh melalui peningkatan sarana, prasarana serta utilitas permukiman yang ditargetkan selesai pada 2026.

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menginstruksikan jajarannya merampungkan penyusunan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) tahun ini agar bisa dimanfaatkan tahun 2026 sehingga penyaluran bantuan sosial hingga perlindungan sosial lebih efektif dan akurat.

"Penyusunan tata kelola DTSEN dan kewajiban penggunaanya oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), UKPD (Unit Kerja Perangkat Daerah) harus diselesaikan tahun ini," kata dia dalam Rapat Kerja Daerah Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi DKI Jakarta Triwulan IV 2025 di Jakarta, Jumat.

DTSEN merupakan hasil transformasi dari tiga sumber data, yakni Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang diwujudkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Sosial RI.

Basis data ini akan menjadi sumber data utama penyelenggaraan program pembangunan nasional, terutama dalam program penanggulangan kemiskinan, seperti pemberian bantuan sosial (bansos) dan pemberdayaan sosial.

Rano mengatakan, pemanfaatan DTSEN meningkatkan efektivitas kebijakan perlindungan sosial serta memperkuat upaya penurunan kemiskinan secara berkelanjutan menuju target 2030.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Untuk mencapai target penurunan kemiskinan lima tahun ke depan, diperlukan kerja lintas sektor. Data harus kuat, ketepatan intervensi dan ketepatan waktu," kata dia.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menargetkan penurunan tingkat kemiskinan hingga berada pada kisaran 1,82 persen sampai dengan 2,91 persen pada 2030.

Namun, per Maret 2025, tingkat kemiskinan di Jakarta berada pada angka 4,28 persen atau lebih tinggi dibandingkan September 2024 yakni sebesar 4,14 persen.

Lalu, sebagai bagian upaya menanggulangi kemiskinan, Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan rencana aksi kolaboratif di 10 lokasi prioritas penanggulangan kemiskinan di lima wilayah kota dan Kepulauan Seribu mencakup kawasan dengan tingkat kerentanan sosial dan ekonomi yang tinggi.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga terus memperkuat peran Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) sebagai simpul koordinasi lintas sektor yang menghubungkan pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha dan mitra pembangunan.

"Penanggulangan kemiskinan tidak bisa dilakukan sendiri. Harus dikerjakan bersama, lintas sektor dan saling melengkapi. Dengan koordinasi yang kuat, target graduasi kemiskinan dapat dicapai secara berkelanjutan,” tegasnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.